Carlos Ghosn Klaim Cuma Dirinya yang Bisa Memperbaiki Nissan
Minggu, 28 Juni 2026 - 22:43 WIB
"Saya tidak bangga dengan proposal itu. Jika saya berada di posisi mereka, saya akan melakukan hal yang sama. Berhentilah berbicara tentang reformasi dan kembalikan orang-orang yang telah melakukannya dan memiliki rekam jejak yang terbukti," katanya.
Namun, Ghosn mengakui bahwa peluang untuk kembali memimpin Nissan hampir mustahil karena berbagai hambatan hukum.
Menurut laporan Automotive News, mantan eksekutif berusia 72 tahun itu masih dicari oleh otoritas Jepang setelah melarikan diri ke Lebanon pada akhir tahun 2019 untuk menghindari persidangan atas dugaan pelanggaran keuangan.
Interpol juga telah mengeluarkan pemberitahuan merah terhadapnya, sehingga upaya apa pun untuk kembali ke dewan direksi Nissan hampir mustahil.
"Saya pikir dengan semua hambatan hukum dan bagaimana sistem hukum Jepang bekerja, hal seperti itu tidak akan terjadi," katanya.
Ghosn juga mengklaim bahwa situasi Nissan saat ini membuktikan bahwa pendekatan manajemennya sebelumnya lebih efektif.
Namun, Ghosn mengakui bahwa peluang untuk kembali memimpin Nissan hampir mustahil karena berbagai hambatan hukum.
Menurut laporan Automotive News, mantan eksekutif berusia 72 tahun itu masih dicari oleh otoritas Jepang setelah melarikan diri ke Lebanon pada akhir tahun 2019 untuk menghindari persidangan atas dugaan pelanggaran keuangan.
Interpol juga telah mengeluarkan pemberitahuan merah terhadapnya, sehingga upaya apa pun untuk kembali ke dewan direksi Nissan hampir mustahil.
"Saya pikir dengan semua hambatan hukum dan bagaimana sistem hukum Jepang bekerja, hal seperti itu tidak akan terjadi," katanya.
Ghosn juga mengklaim bahwa situasi Nissan saat ini membuktikan bahwa pendekatan manajemennya sebelumnya lebih efektif.
Lihat Juga :