Kenapa CEO Honda Toshihiro Mibe Minta Maaf ke Pemegang Saham?
Kamis, 02 Juli 2026 - 09:15 WIB
Kritik yang dilontarkan menyoroti pengabaian pasar China serta taruhan EV yang gagal, yang pada akhirnya membuat Honda makin bergantung pada divisi sepeda motor yang justru masih untung.
Saat RUPST berlangsung, seorang pemegang saham sempat mengusulkan mosi pemecatan Mibe. Namun usulan tersebut ditolak karena tidak tercantum dalam agenda rapat.
Mibe menyebut negosiasi tersebut sudah cukup jauh, dengan beberapa poin mendekati tahap pengumuman resmi.
Kesamaan komponen digital ini diharapkan mempermudah perluasan kerja sama di powertrain, arsitektur platform, hingga pengadaan komponen.
Masalahnya, kerja sama ECU bersama ini baru ditargetkan terealisasi pada rentang 2029-2030, jauh dari urgensi yang disampaikan Mibe sendiri.
Nikkei Asia melaporkan masih ada kebuntuan terkait pembagian biaya pengembangan dan ketentuan kontrak yang mengikat.
Renault bahkan diduga berperan di balik gagalnya pengangkatan Motoo Nagai sebagai direktur independen Nissan dalam voting pemegang saham baru-baru ini.
Saat RUPST berlangsung, seorang pemegang saham sempat mengusulkan mosi pemecatan Mibe. Namun usulan tersebut ditolak karena tidak tercantum dalam agenda rapat.
Tekanan China Dorong Honda Rangkul Nissan dan Mitsubishi
Persaingan ketat dari merek-merek China ikut menekan kinerja Honda di pasar global. Untuk merespons hal ini, pembicaraan kerja sama Honda dengan Nissan Motor dan Mitsubishi Motors soal teknologi kendaraan generasi berikutnya, yang sudah berlangsung sejak pertengahan 2024, kini disebut memasuki tahap lanjut.Mibe menyebut negosiasi tersebut sudah cukup jauh, dengan beberapa poin mendekati tahap pengumuman resmi.
Berbagi ECU, Baru Terealisasi 2029-2030
Ketiga pabrikan mempertimbangkan penggunaan unit kontrol elektronik (ECU) yang sama untuk lini hybrid dan listrik mendatang.Kesamaan komponen digital ini diharapkan mempermudah perluasan kerja sama di powertrain, arsitektur platform, hingga pengadaan komponen.
Masalahnya, kerja sama ECU bersama ini baru ditargetkan terealisasi pada rentang 2029-2030, jauh dari urgensi yang disampaikan Mibe sendiri.
Nikkei Asia melaporkan masih ada kebuntuan terkait pembagian biaya pengembangan dan ketentuan kontrak yang mengikat.
Bayang-Bayang Renault di Tubuh Nissan
Nissan bukan mitra yang sepenuhnya bebas menentukan langkah sendiri. Renault masih menggenggam 15 persen hak suara di Nissan, sisa dari aliansi Prancis-Jepang lama.Renault bahkan diduga berperan di balik gagalnya pengangkatan Motoo Nagai sebagai direktur independen Nissan dalam voting pemegang saham baru-baru ini.
Fokus Bergeser dari EV Murni ke Hybrid
Honda kini mengalihkan strategi dari kendaraan listrik murni ke hybrid, menyusul permintaan pasar AS yang jauh dari ekspektasi. Kerja sama dengan Nissan berpotensi menyasar segmen SUV medium dan crossover, kategori dengan biaya produksi yang cukup besar.Lihat Juga :