Kenapa Pemilik Land Cruiser Tua Tetap Setia di Tengah Serbuan Mobil Listrik?
Selasa, 14 Juli 2026 - 18:40 WIB
Saat ini jumlah anggotanya mencapai 610 orang — angka yang terus bertambah meski unit Land Cruiser lawas semakin langka dan mahal di pasar.
Aktivitas komunitas ini jauh dari sekadar pamer kendaraan. Ada Coaching Clinic untuk meningkatkan kemampuan mengemudi yang benar dan aman sekaligus mendukung kampanye tertib berlalu lintas. Ada pula kegiatan bakti sosial berupa santunan ke panti asuhan, bantuan bagi korban bencana alam dalam skema tanggap darurat, hingga bantuan biaya perbaikan gedung pendidikan dan fasilitas umum.
Jejak Event Nasional yang Sudah Terukir
TLCI Jayaraya bukan pemain baru di kancah event otomotif nasional. Pada 2017, mereka menyelenggarakan Jambore TLCI ke-3 di Jakarta yang diikuti lebih dari 1.000 kendaraan Land Cruiser dari seluruh Indonesia, bahkan turut dihadiri perwakilan dari negara tetangga. Tahun 2025, giliran event offroad skala nasional "TLCI Jayaraya Cipeundeuy Jungle Rush" digelar di Subang, Jawa Barat, pada 24-27 April.
H. Sudjatmiko, Ketua TLCI Chapter 17 Jayaraya, menegaskan bahwa event seperti Nomadic-4 tidak semata soal menaklukkan rute offroad. Kegiatan bakti sosial dan peduli lingkungan yang menyertai event ini menjadi bukti komitmen komunitas terhadap masyarakat dan lingkungan di lokasi kegiatan berlangsung, bukan sekadar konvoi yang lewat dan pergi begitu saja.
Fenomena ini sebenarnya mencerminkan pola yang lebih luas di kalangan penggemar Land Cruiser di Indonesia. "Sasis ladder frame yang kokoh dan sistem penggerak 4x4 membuat mobil ini tetap diandalkan melintasi medan ekstrem, sementara mesinnya dikenal jarang rewel meski usia unit sudah puluhan tahun," ujar H. Sudjatmiko.
Status sebagai kendaraan hobi turut menjaga nilai jual kembali tetap stabil, didukung ketersediaan suku cadang dan komunitas yang solid seperti TLCI — faktor yang membuat unit lawas seperti FJ40 hingga VX100 masih banyak beroperasi hari ini.
Aktivitas komunitas ini jauh dari sekadar pamer kendaraan. Ada Coaching Clinic untuk meningkatkan kemampuan mengemudi yang benar dan aman sekaligus mendukung kampanye tertib berlalu lintas. Ada pula kegiatan bakti sosial berupa santunan ke panti asuhan, bantuan bagi korban bencana alam dalam skema tanggap darurat, hingga bantuan biaya perbaikan gedung pendidikan dan fasilitas umum.
Jejak Event Nasional yang Sudah Terukir
TLCI Jayaraya bukan pemain baru di kancah event otomotif nasional. Pada 2017, mereka menyelenggarakan Jambore TLCI ke-3 di Jakarta yang diikuti lebih dari 1.000 kendaraan Land Cruiser dari seluruh Indonesia, bahkan turut dihadiri perwakilan dari negara tetangga. Tahun 2025, giliran event offroad skala nasional "TLCI Jayaraya Cipeundeuy Jungle Rush" digelar di Subang, Jawa Barat, pada 24-27 April.H. Sudjatmiko, Ketua TLCI Chapter 17 Jayaraya, menegaskan bahwa event seperti Nomadic-4 tidak semata soal menaklukkan rute offroad. Kegiatan bakti sosial dan peduli lingkungan yang menyertai event ini menjadi bukti komitmen komunitas terhadap masyarakat dan lingkungan di lokasi kegiatan berlangsung, bukan sekadar konvoi yang lewat dan pergi begitu saja.
Fenomena ini sebenarnya mencerminkan pola yang lebih luas di kalangan penggemar Land Cruiser di Indonesia. "Sasis ladder frame yang kokoh dan sistem penggerak 4x4 membuat mobil ini tetap diandalkan melintasi medan ekstrem, sementara mesinnya dikenal jarang rewel meski usia unit sudah puluhan tahun," ujar H. Sudjatmiko.
Status sebagai kendaraan hobi turut menjaga nilai jual kembali tetap stabil, didukung ketersediaan suku cadang dan komunitas yang solid seperti TLCI — faktor yang membuat unit lawas seperti FJ40 hingga VX100 masih banyak beroperasi hari ini.
(dan)
Lihat Juga :