Review iCar V23: SUV Boxy Rp500 Juta yang Bikin Semua Orang Menoleh, tapi Tak Semua Jatuh Cinta
Rabu, 15 Juli 2026 - 17:38 WIB
Semua informasi harus melihat layar tengah. Kalau ingin MID, harus membeli aksesori tambahan. Harganya sekitar Rp6 juta. AC belakang juga tidak tersedia.
Sandaran tangan belakang tidak ada. Cup holder belakang pun absen. Speaker lebih enak dinikmati penumpang depan. Baris kedua terasa biasa saja.
Padahal harga mobil ini sudah menyentuh Rp500 juta. Lalu siapa yang cocok membeli mobil ini? Mereka yang tidak ingin terlihat biasa.
Mereka yang bosan dengan bentuk SUV yang itu-itu saja. Mereka yang suka memodifikasi. Bukan memotong bodi. Tetapi menambah aksesori. Plug and play.
Kalau anggaran terbatas, varian RWD juga menarik. Harganya masih di kisaran Rp300 jutaan. Velgnya lebih kecil. 19 inci. Tidak memakai ADAS. Tetapi selisih uangnya bisa dipakai membeli aksesori modular. Atau mungkin mengganti ban agar suspensinya sedikit lebih bersahabat.
Pada akhirnya saya sampai pada satu kesimpulan. Orang membeli iCar V23 bukan karena ia mobil listrik. Bukan pula karena tenaganya. Orang membeli V23 karena bentuknya.
Karena karakternya.
Karena identitasnya.
Dan itu memang sulit ditiru.
Sayangnya, suspensinya juga sama sulitnya untuk diabaikan.
Sandaran tangan belakang tidak ada. Cup holder belakang pun absen. Speaker lebih enak dinikmati penumpang depan. Baris kedua terasa biasa saja.
Padahal harga mobil ini sudah menyentuh Rp500 juta. Lalu siapa yang cocok membeli mobil ini? Mereka yang tidak ingin terlihat biasa.
Mereka yang bosan dengan bentuk SUV yang itu-itu saja. Mereka yang suka memodifikasi. Bukan memotong bodi. Tetapi menambah aksesori. Plug and play.
Kalau anggaran terbatas, varian RWD juga menarik. Harganya masih di kisaran Rp300 jutaan. Velgnya lebih kecil. 19 inci. Tidak memakai ADAS. Tetapi selisih uangnya bisa dipakai membeli aksesori modular. Atau mungkin mengganti ban agar suspensinya sedikit lebih bersahabat.
Pada akhirnya saya sampai pada satu kesimpulan. Orang membeli iCar V23 bukan karena ia mobil listrik. Bukan pula karena tenaganya. Orang membeli V23 karena bentuknya.
Karena karakternya.
Karena identitasnya.
Dan itu memang sulit ditiru.
Sayangnya, suspensinya juga sama sulitnya untuk diabaikan.
(dan)
Lihat Juga :