Honda CB400SF E-Clutch dan CBR400R Four Siap Diluncurkan Bulan Depan!

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:15 WIB
Meskipun performanya tidak seagresif motor empat silinder 400 cc tahun 1990-an yang terkenal dengan putaran mesin tinggi, Honda berfokus pada keseimbangan antara performa, kemudahan berkendara, dan kenyamanan untuk penggunaan sehari-hari.

Bagi penggemar motor Jepang, nama CB400 Super Four tentu memiliki nilai sentimental yang tinggi.

Model ini pertama kali diperkenalkan pada tahun 1992 sebagai motor naked 399 cc yang dikembangkan khusus untuk pasar Jepang. Pada saat itu, sistem perizinan motor di negara tersebut menempatkan kategori hingga 400 cc sebagai salah satu kelas paling populer karena biaya kepemilikan yang lebih rendah dan persyaratan perizinan yang lebih mudah.

Oleh karena itu, hampir semua produsen Jepang berlomba-lomba memproduksi motor empat silinder 400 cc, dan Honda memperkenalkan CB400 Super Four sebagai model premium yang menawarkan pengalaman berkendara yang mirip dengan motor berkapasitas lebih besar.

Meskipun menggunakan mesin 399 cc, CB400 Super Four dikembangkan sesuai dengan konsep Universal Japanese Motorcycle (UJM), yaitu sepeda motor dengan posisi berkendara tegak, mesin halus, pengendalian seimbang, dan cocok untuk penggunaan sehari-hari.

Desainnya terinspirasi oleh model Honda CB tahun 1970-an melalui penggunaan lampu depan bulat, tangki bahan bakar klasik, dan dua peredam kejut belakang.

Berkembang selama hampir tiga dekade

Selama hampir 30 tahun berada di pasaran, CB400 Super Four telah menerima berbagai peningkatan.

Generasi pertama NC31, yang diperkenalkan pada tahun 1992, menggunakan mesin empat silinder yang diadaptasi dari Honda CB-1 dan CBR400RR, tetapi disetel ulang agar lebih cocok untuk penggunaan di jalan raya dengan penyaluran tenaga yang lebih halus dan torsi yang lebih baik pada putaran rendah dan menengah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!