Herbal Tak Butuh Teknologi Rumit, tapi Tetap Perlu Standar BPOM
Rabu, 15 April 2020 - 16:52 WIB
Rofi menjelaskan, pada dasarnya pengolahan obat herbal itu sederhana lantaran tidak memerlukan teknologi canggih dan modal riset besar. “Herbal tidak hanya tentang kandungan dan manfaatnya saja, melainkan cara pengolahan juga harus benar. Makanya di buat BPOM sebagai standar uji untuk ikuti alur zaman, alhamdulillah Sapu Jagat juga mengikuti dan lolos uji," ujarnya.
Dahulu, ungkap dia, alam masih asri sehingga membuat herbal bisa diproduksi sendiri. Masalahnya sekarang ini polusi bertebaran di mana-mana dan menbuat alam tak seasri dulu. "Jadi kalau diproduksi asal asalan itu tidak yakin terbebas dari kontaminasi, yang ada tubuh malah jadi sakit," katanya mengingatkan.
Ditegaskannya, Sapu Jagat bukan sekadar minyak balur yang di gunakan saat penggunanya mempunyai keluhan. Namun lebih kepada teman sehari hari agar hidup lebih sehat. "Untuk memenuhi kebutuhan pengoptimalan kesehatan, kami sudah mengumpulkan 124 bahan herbal dan esensial sekaligus seperti kandungan minyak kelapa, minyak serah, adas, mimba, gaharu di Sapu Jagat ini. Dengan berbagai kandungan ini mudah-mudahan bisa menjadi solusi pengoptimalan kesehatan,"pungkasnya.
Dahulu, ungkap dia, alam masih asri sehingga membuat herbal bisa diproduksi sendiri. Masalahnya sekarang ini polusi bertebaran di mana-mana dan menbuat alam tak seasri dulu. "Jadi kalau diproduksi asal asalan itu tidak yakin terbebas dari kontaminasi, yang ada tubuh malah jadi sakit," katanya mengingatkan.
Ditegaskannya, Sapu Jagat bukan sekadar minyak balur yang di gunakan saat penggunanya mempunyai keluhan. Namun lebih kepada teman sehari hari agar hidup lebih sehat. "Untuk memenuhi kebutuhan pengoptimalan kesehatan, kami sudah mengumpulkan 124 bahan herbal dan esensial sekaligus seperti kandungan minyak kelapa, minyak serah, adas, mimba, gaharu di Sapu Jagat ini. Dengan berbagai kandungan ini mudah-mudahan bisa menjadi solusi pengoptimalan kesehatan,"pungkasnya.
(iqb)
Lihat Juga :