Carsome Disuntik Rp424 Miliar, Layanan Jual Beli Mobkas Lain Harus Waspada

Selasa, 08 Desember 2020 - 11:16 WIB
BACA JUGA: Laptop vs Tablet untuk Belajar Online dan Bekerja di Rumah, Mana yang Lebih Unggul?

“Konsumen terus membeli mobil bekas supaya keluarga mereka tetap aman dan karena mereka ingin beradaptasi dari segi usaha yang dijalankan,” tambah Eric.

Oliver M. Rippel dari Asia Partners menyebut, Carsome memiliki model bisnis yang kokoh. ”Carsome menawarkan solusi satu atap untuk pembeli dan penjual mobil bekas. Kami melihat bahwa ini akan menjadi jalan ke depan untuk industri mobil bekas,” ujarnya.

Kesuksesan Carsome dalam digitalisasi pasar mobil bekas dengan solusi satu atap, dan ketahanannya dalam menghadapi pandemi global, merupakan faktor kunci dalam beberapa keputusan investor yang ada untuk berinvestasi kembali di putaran Seri D.

”Kami menghargai cara Carsome yang terus mendukung penjual dan dealer mobil kala pandemi,” kata Albert Shyy, Managing Director Asia untuk Burda Principal Investments.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!