Begini Asal Muasal Airbag Mobil, si Penyelamat Banyak Nyawa

Minggu, 21 Maret 2021 - 18:05 WIB
Angka ini mencapai nilai 4,5 pada tahun 1980 dibandingkan dengan 1,4 pada tahun 2000 dan turun menjadi 0,5 pada 2019.

Di Roda Kemudi atau Glove Box



Seiring komponen airbag menjadi semakin kecil selama bertahun-tahun tanpa mengorbankan sisi keselamatan, airbag dapat dimasukkan di tempat lain di dalam kendaraan, selain di roda kemudi atau glove box.

Hal inilah yang diupayakan oleh pabrikan airbag, karena meskipun airbag pertama dapat meminimalisir dampak tabrakan langsung, masih banyak skenario kecelakaan potensial lainnya.

Pada 1995, sidebag diluncurkan pada E-Class seri model 210, dimana window airbag ditambahkan ke sistem perlindungan ekstensif pada tahun 1998 dengan sidebag kepala/dada mengikuti pada tahun 2001, airbag lutut pada 2009 dan sidebag dada/panggul, kantong bantalan dan airbag pada sabuk pengaman yang sangat kompak pada tahun 2013.

Diluncurkan di S-Class pada seri model 221, generator gas "kantong udara adaptif" digunakan dalam dua tahap tergantung pada tingkat keparahan kecelakaan.

S-Class dengan seri model 223, yang ditampilkan pada 2020, mencakup airbag baru lainnya seperti airbag belakang, yang diperkenalkan pertama kalinya secara global.

BACA JUGA: Tiga Cara Bikin Konten Basah-Basahan dengan Galaxy A52 dan A72

Empat puluh tahun setelah peluncuran airbag pengemudi pertama, airbag belakang baru ini menggunakan konsep inflasi baru yang radikal dengan struktur tubular yang dirancang untuk memasang airbag depan untuk kedua jok belakang luar untuk pertama kalinya.

Sehingga jika terjadi tabrakan langsung yang parah, hal ini dapat sangat mengurangi beban di kepala dan leher penumpang yang tertahan oleh sabuk pengaman di kursi ini.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!