Bantley dan Lamborghini Laris Manis karena Miliarder Bosan dengan Pandemi

Jum'at, 02 April 2021 - 11:12 WIB
"Untuk mobil yang harganya lebih dari US$ 100.000, penjualan di AS naik 63% pada kuartal itu. Ada efek kekayaan yang cukup fantastis yang sedang terjadi," tambah Jominy seperti dikutip CNN .

Pasar saham yang berkembang pesat telah memainkan peran besar. Karena orang kaya belum bisa mengeluarkan uang untuk perjalanan, banyak yang beralih ke barang mewah, seperti mobil mahal.

Bentley, merek mobil ultra-mewah berusia 101 tahun merupakan salah satunya yang kecipratan rejeki ini. Meskipun pandemi menutup total pabriknya di Crewe, Inggris, selama tujuh minggu, namun penjualan mereka justru meningkat kata CEO Bentley Adrian Hallmark dalam sebuah wawancara dengan CNN Business. BACA JUGA: Ilmuwan Ungkap Fungsi Usus Buntu, Ternyata Sangat Vital Bagi Kesehatan

Meski begitu, Bentley menjual 11.206 mobil dan SUV tahun lalu, artinya 100 kendaraan lebih banyak daripada tahun 2019, yang telah menjadi tahun rekor. "China juga menjadi pasar sangat besar untuk Bentley, dengan penjualan di sana tumbuh sekitar 50%," kata Hallmark.

Lamborghini juga salahsatu pabrikan yang kecipratan rezeki di masa pandemi. Sepanjang tahun 2020, pabrikan mobil eksotis itu menjual 7.430 mobil dan SUV. CEO Lamborghini Stephan Winkelmann mengatakan, supercar Italia itu juga kebanjiran pesanan selama sembilan bulan pertama tahun 2021.
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!