Menyingkap Misteri Perusahaan Swiss yang Ngotot Beli Lamborghini

Selasa, 01 Juni 2021 - 15:00 WIB
Memang mereka menampilkan berbagai gambar dan video yang menarik mulai dari roket luar angkasa, industri fashion, kapal pesiar, mobil dan jam tangan mewah. Hanya saja sama sekali tidak terlihat merek atau brand hingga perusahaan apa saja yang sudah dimiliki Quantum Group.

Namun dari identifikasi yang dipasang di situs resmi mereka terlihat Quantum Group memang seperti perusahaan investasi yang siap membantu siapa saja yang ingin mengembangkan bisnis mereka.

Quantum mengklaim diri mereka sebagai pencipta platform untuk merek, proyek, dan orang yang berani dan ambisius. Tujuan mereka melalui situs resmi disebutkan adalah membangun platform multi-merek internasional dengan visi yang jelas yang bekerja dengan cerita dan kepribadian untuk mengubah ide besar menjadi dampak besar.

Baca juga : Mercedes-Benz 500E W124, Saat Mercedes Bantu Porsche Hindari Kebangkrutan

"Kami percaya bahwa ide yang tepat dan pola pikir yang berkelanjutan di balik suatu usaha atau perusahaan lebih penting daripada kategori produk atau segmen pasar. Itulah mengapa kami sangat tertarik dengan ide, usaha, dan merek yang menggerakkan kami dan dunia dengan visi dan cerita mereka - dan terkadang bahkan memiliki potensi untuk mengubah dunia menjadi tempat yang lebih baik," tulis Quantum.

Tidak disebutkan siapa saja yang memang sudah disuntik modal yang besar oleh Quantum. Bisa jadi kiprah Quantum Group yang ngotot ingin membeli Lamborghini satu-satunya yang terdeteksi.



Wajar jika memang Quantum Group ingin memiliki Lamborghini. Kiprah orang-orang di belakang Quantum Group memang sangat dekat dengan dunia otomotif, ambil contoh Rea Stark yang melalui penulusuran Linkedin ternyata memulai karirnya dengan membangun sebuah perusahaan otomotif Swiss, Piech Automotive.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!