Menyingkap Misteri Perusahaan Swiss yang Ngotot Beli Lamborghini

Selasa, 01 Juni 2021 - 15:00 WIB
Bersama Anton Piech, Rea Stark membangun perusahaan mobil sport itu pada 2017. Berbeda dengan Rea Stark, Anton Piech justru punya trah otomotif yang lebih jelas. Dia adalah anak dari CEO Volkswagen AG, Ferdinand Piech. Kolaborasi keduanya baru menelurkan satu mobil sport listrik bernama Mark Zero GT yang dihadirkan di Geneva Motor Show 2019.

Tak lama berada di Piech Automotive, Rea Stark kemudian mendirikan Quantum Group pada November 2020. Melalui Linkedin juga dipastikan bahwa Quantum Group adalah perusahaan investasi fokus pada Private Equity dan Venture Capital.

Baca juga : Dibekukan di Suhu Dingin Ekstrem Lexus LC Masih Berjalan Normal



Sangat ajaib bagi Quantum Group yang hanya baru berjalan selama 8 bulan justru menargetkan perusahaan otomotif kelas kakap seperti Lamborghini. Dari mana Quantum Group AG memiliki dana yang sangat fantastis untuk mengambil alih Lamborghini dari Volkswagen AG?

Tidak heran jika Volkswagen AG dan Audi langsung menutup pintu terhadap tawaran Quantum Group. Langkah blunder jika Volkswagen AG dan Audi langsung silau dengan guyuran uang ratusan triliun dari Quantum Group.

Mudah saja, jika perusahaan investasi rintisan seperti Quantum Group, bisa melihat potensi besar Lamborghini, maka Volkswagen AG dan Audi sudah tahu lebih dulu mengingat latar belakang industri otomotif mereka yang sangat panjang.

Tetap yang jadi misteri adalah bagaimana sebuah perusahaan investasi rintisan baru berumur 8 bulan punya permodalan yang begitu besar. Tapi ingat, Swiss adalah kata kuncinya. Sebuah negara dimana uang masuk ke negara itu dalam jumlah yang sangat besar tanpa harus dipertanyakan dari mana datangnya.
(wsb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!