Pakar Safety Driving Beri Alasan Pentingnya Sabuk Pengaman di Penumpang Belakang
Senin, 08 November 2021 - 09:05 WIB
Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) kepolisian, diketahui mobil yang ditumpangi Vanessa Angel melaju dari arah Jakarta menuju Surabaya. Di KM 672.400, mobil oleng ke kiri dan menabrak beton pembatas jalan. Akibatnya, kendaraan terlempar ke jalur cepat sejauh 30 meter. Laju kecepatan mobil yang ditumpangi Vanessa Angel sebelum terjadi kecelakaan lebih dari 100 kilometer per jam.
Di duga, pada saat terakhir di TKP terlihat jenazah yang ditemukan di luar mobil adalah Vanessa Angel. Ia terlempar dari mobil sekitar tiga meter dari kendaraan yang ditumpanginya. Menurut kepolisian, Vanessa Angel yang duduk di baris kedua terlempar keluar mobil karena tidak mengenakan sabuk pengaman.
Pada dasarnya, penggunaan sabuk pengaman di penumpang baris pertama dan kedua memiliki tujuan yang sama. Sabuk pengaman bisa melindungi kepala agar tidak terbentur kaca atau bodi mobil saat mengerem mendadak, menjaga agar penumpang tetap berada di kursinya saat terjadi kecelakaan fatal, meminimalisasi risiko cedera, hingga memberikan kenyamanan dan peace of mind.
Di Amerika, lebih dari 20 negara bagian sudah mewajibkan penggunaan sabuk pengaman di penumpang belakang berusia 16 tahun ke atas. Sebelumnya, beberapa negara bagian hanya mewajibkan penumpang depan dan anak-anak dibawah 16 tahun. Jika melanggar, dendanya USD50 hingga USD75.
National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) menyebut bahwa 87% penumpang yang selamat dari kecelakaan fatal pada 2018 karena menggunakan seatbelt. Sabuk pengaman di mobil menyelamatkan sekitar 14.955 nyawa pada 2017 dan mencegah ribuan cedera.
Di duga, pada saat terakhir di TKP terlihat jenazah yang ditemukan di luar mobil adalah Vanessa Angel. Ia terlempar dari mobil sekitar tiga meter dari kendaraan yang ditumpanginya. Menurut kepolisian, Vanessa Angel yang duduk di baris kedua terlempar keluar mobil karena tidak mengenakan sabuk pengaman.
Pada dasarnya, penggunaan sabuk pengaman di penumpang baris pertama dan kedua memiliki tujuan yang sama. Sabuk pengaman bisa melindungi kepala agar tidak terbentur kaca atau bodi mobil saat mengerem mendadak, menjaga agar penumpang tetap berada di kursinya saat terjadi kecelakaan fatal, meminimalisasi risiko cedera, hingga memberikan kenyamanan dan peace of mind.
Di Amerika, lebih dari 20 negara bagian sudah mewajibkan penggunaan sabuk pengaman di penumpang belakang berusia 16 tahun ke atas. Sebelumnya, beberapa negara bagian hanya mewajibkan penumpang depan dan anak-anak dibawah 16 tahun. Jika melanggar, dendanya USD50 hingga USD75.
National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) menyebut bahwa 87% penumpang yang selamat dari kecelakaan fatal pada 2018 karena menggunakan seatbelt. Sabuk pengaman di mobil menyelamatkan sekitar 14.955 nyawa pada 2017 dan mencegah ribuan cedera.
Lihat Juga :