Gunakan Teknologi, Cara BPR Hadapi Era New Normal

Jum'at, 05 Juni 2020 - 23:23 WIB
Polycarpus Feriyanto, Direktur Utama BPR Intidana Sukses Makmur, menegaskan wabah tidak menurunkan semangat pelayanan BPR. Bahkan optimistis dengan beberapa adaptasi yang semakin memudahkan setiap layanan. Foto/Ist
JAKARTA - Bank perkreditan rakyat (BPR) menjadi bidang usaha yang terdampak COVID-19. Namun BPR yang dekat dengan nasabahnya, akan terus mencari cara untuk menunjukkan kinerja terbaiknya. Misalnya dengan menggunakan teknologi saat menjalani era New Normal pasca-pembatasan sosial berskala besar (PSBB). (Baca juga: Respons Ekonomi Nasional, OJK Kembali Relaksasi Aturan Perbankan )

Salah satunya BPR Intidana Sukses Makmur. Lembaga keuangan yang menerima simpanan dana pihak ketiga dalam bentuk deposito dan tabungan, lalu menyalurkannya kembali dalam penyediakan beragam pinjaman yang dibutuhkan masyarakat untuk usaha ini, berhasil kembali menempati peringkat pertama Top 10 BPR di DKI Jakarta, versi Majalah Infobank pada Mei 2020.



"Artinya, tahun ini terhitung 8 kali BPR Intidana Sukses Makmur berturut-turut masuk sebagai peringkat pertama dalam Top 10 dari majalah tersebut," kata Polycarpus Feriyanto, selaku Direktur Utama BPR Intidana Sukses Makmur dalam keterangan tertulisnya, Jumat (5/6/2020).

Per September 2019, aset BPR Intidana Sukses Makmur mencapai Rp764.658.000 dengan penyaluran kredit mencapai Rp562.896.000. Sedangkan penghimpunan dana pihak ketiga senilai Rp299.340.000.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!