Fokus ke Mobil Listrik, Nissan Siap Habiskan Uang Rp251,8 Triliun

Senin, 29 November 2021 - 21:00 WIB
Nissan sendiri merasa optimis mampu bersaing dengan pabrikan lain di pasar mobil listrik dunia. Apalagi mereka sudah lebih dulu masuk ke dunia mobil listrik dengan membuat Nissan Leaf pada 2010. Hingga kini Nissan Leaf merupakan salah satu mobil listrik yang paling banyak dibeli dan tidak pernah bermasalah dari segi teknis kelistrikan.

Baca juga : Kenalkan Yomper, Suzuki Jimny Modifikasi Buat Para Petani

"Kami sudah 10 tahun lebih dulu dari mereka. Kami akan meningkatkan keunggulan ini dengan lebih cepat lagi terutama dengan investasi," ujarnya.

Persiapan yang dilakukan Nissan memang sangat serius. Saat ini mereka sedang berupaya membuat sebuah pabrik baterai mobil listrik di Inggris dengan nilai investasi USD1,4 miliar atau setara Rp19,9 triliun.

Mereka juga berencana memulai percobaan mobil listrik dengan baterai solid pada 2024. Setelahnya dilanjutkan dengan produksi massal mobil listri kitu pada 2028. Menurut mereka baterai buatan Nissan akan jadi faktor pembeda tidak hanya dengan mobil konvensional tapi juga mobil-mobil listrik lainnya.
(wsb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!