Ciri Sensor Oksigen Mobil Rusak, Yuk Kenali Tanda dan Dampaknya

Senin, 20 Juni 2022 - 21:00 WIB
Sesuai dengan fungsinya, sensor oksigen berguna untuk menentukan rasio dari bahan bakar dan udara yang akan masuk ke dalam mesin mobil. Penentuan rasio tersebut dilakukan secara real time untuk memberikan hasil optimal pada mobil.

Akan tetapi, pada saat komponen ini mengalami kerusakan, maka rasio keduanya tidak akan berjalan baik sebagaimana mestinya. Setelahnya, akan muncul gejala aneh seperti emisi gas buang yang meningkat. Kamu juga bisa melihat bagaimana asap yang keluar dari knalpot lebih banyak daripada biasanya. Tentu saja kondisi ini akan mengganggu lingkungan sekitar kamu saat berkendara.

Apabila mobil kamu mengalami gejala seperti ini, maka segera cek sensor oksigen untuk meminimalisir bagian lain dalam mobil yang ikut rusak juga.

Baca juga : Hyundai Palisade XRT, Buat yang Suka Petualangan Ekstrem

3. Lampu Indikator Check Engine Menyala

Tidak hanya gejala emisi gas buang yang meningkat, lampu indikator check engine yang tiba-tiba menyala juga menjadi petanda buruk. Biasanya gejala ini akan muncul di dalam mobil dengan usia lebih dari 10 tahun dan sudah mencapai total jarak tempuh 100.000 sampai 150.000 kilometer.

Meskipun ada indikasi lain yang bisa terjadi, sehingga membuat lampu indikator check engine menyala, pastikan jangan menunggu terlalu lama untuk segera memperbaiki mobil. Jangan lupa juga cek bagian sensor oksigen untuk mengetahui permasalahan utamanya.
(wsb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!