Ilmuwan Klaim Pengisian Baterai Mobil Listrik Bisa 10 Menit berkat Kecerdasan Buatan
Jum'at, 26 Agustus 2022 - 14:00 WIB
Baca juga : Mengenal Timor S515, Mobnas Popular yang Diproduksi Tahun 1990-an, Ini Kecanggihannya
AI dalam tahapannya akan memasukkan informasi tentang kondisi baterai lithium-ion di mobil listrik selama siklus pengisian dan pemakaiannya. Analisa itu kemudian dijadikan data untuk mengidentifikasi sekaligus mengoptimalkan proses pengisian baterai mobil lisatrik.
“Cara ini secara signifikan meningkatkan jumlah energi yang dapat masuk ke sel baterai dalam waktu singkat,” kata Dr Eric Dufek. “Saat ini, kami melihat baterai terisi hingga lebih dari 90% dalam 10 menit tanpa pelapisan lithium atau retak katoda,” tambahnya.
Dr Eric Dufek melanjutkan bahwa metoda yang mereka kenalkan adalah memaksimalkan proses pengisian daya yang ada dalam baterai dengan teori fisika. Menurutnya kecerdasan buatan bisa menggerakkan elektrolit di baterai lithium ion bergerak maju mundur dengan cepat.
AI dalam tahapannya akan memasukkan informasi tentang kondisi baterai lithium-ion di mobil listrik selama siklus pengisian dan pemakaiannya. Analisa itu kemudian dijadikan data untuk mengidentifikasi sekaligus mengoptimalkan proses pengisian baterai mobil lisatrik.
“Cara ini secara signifikan meningkatkan jumlah energi yang dapat masuk ke sel baterai dalam waktu singkat,” kata Dr Eric Dufek. “Saat ini, kami melihat baterai terisi hingga lebih dari 90% dalam 10 menit tanpa pelapisan lithium atau retak katoda,” tambahnya.
Dr Eric Dufek melanjutkan bahwa metoda yang mereka kenalkan adalah memaksimalkan proses pengisian daya yang ada dalam baterai dengan teori fisika. Menurutnya kecerdasan buatan bisa menggerakkan elektrolit di baterai lithium ion bergerak maju mundur dengan cepat.
Lihat Juga :