Strategi Pangkas Harga Perkuat Posisi Tesla di Pasar Mobil Listrik

Sabtu, 21 Januari 2023 - 08:48 WIB
loading...
Strategi Pangkas Harga...
Strategi Tesla memangkas harga produk mobil listriknya telah menyulut terjadinya perang harga di pasar kendaraan listrik. Foto/Carscoops/electrek
A A A
TEXAS - Strategi Tesla memangkas harga produk mobil listriknya telah menyulut terjadinya perang harga di pasar kendaraan listrik. Tesla menggunakan keunggulan awalnya di pasar kendaraan listrik untuk menurunkan biaya dan meningkatkan keuntungan.

Strategi itu kemungkinan akan terus digunakan untuk membayar dividen ketika harga turun, karena pasar dibanjiri oleh pesaing baru. Menurut data Reuters, pada kuartal ketiga tahun 2022, Tesla menghasilkan laba kotor USD15.653 per kendaraan.

Keuntungan itu lebih dari dua kali lipat dari pesaingnya seperti Volkswagen, empat kali lipat dari Toyota, dan lima kali lipat dari Ford. Berkat keuntungannya yang lebih tinggi, Tesla memiliki lebih banyak kelonggaran untuk memangkas harga.

“Keunggulan biaya tersebut merupakan hasil dari investasi besar merek dalam mengendalikan biaya produksi. Teknologi jalur perakitan baru, menghadirkan manufaktur baterai sendiri, dan standarisasi desain semuanya membantu pembuat mobil menjaga biaya tetap rendah,” tulis laman carscoops, Sabtu (21/1/2023).

Baca juga; Penjualan Loyo, Tesla Diskon Harga Jual Mobil Listriknya 6%

Langkah menurunkan harga, mungkin juga strategi untuk menggertak pemain lain yang tidak mampu memotong biaya. Ini adalah strategi yang telah mulai diterapkan Tesla di China, ketika subsidi pemerintah berakhir dan kapasitas produksi tinggi.

Pesaing lokal seperti Xpeng harus mengikuti Tesla dalam memangkas harga. Namun, dengan biaya produksi yang lebih tinggi, maka hanya menghasilkan laba kotor USD4.565 dan kerugian bersih USD11.735 per kendaraan.

“Penjualan Tesla melonjak setelah melakukan penurunan harga dan sekarang kami melihat pembuat mobil lain mengikuti penurunan harga. Misalnya, Xpeng mengalami penurunan penjualan selama seminggu setelah penurunan harga Tesla,” tulis laman electrek.

Banyak ahli melihat ini sebagai beberapa langkah pertama menuju perang harga mobil listrik yang pertama. Dan, Tesla berada dalam posisi sempurna untuk memenangkan perang harga dalam pasar mobil listrik.

Baca juga; Borong Buruan, Tesla Pangkas Harga untuk Kerek Penjualan Model S

Strategi itu juga akan menjadi langkah penting untuk tahun-tahun yang akan datang, karena kapasitas produksi EV diperkirakan akan melebihi permintaan. Pada tahun 2026, di AS diperkirakan akan membeli 2,8 juta kendaraan listrik per tahun.

Namun, pada saat yang sama, akan ada cukup banyak pabrik kendaraan listrik yang beroperasi untuk merakit lebih dari 4,5 juta kendaraan per tahun. Sementara pembuat mobil besar seperti VW, Ford, dan GM memiliki kendaraan pembakaran yang lebih besar untuk dimainkan, sehingga memiliki lebih sedikit waktu untuk merampingkan proses produksi mobil listriknya.
Strategi Pangkas Harga Perkuat Posisi Tesla di Pasar Mobil Listrik


Laman Insider melaporkan bahwa Tesla telah memangkas harga di China dua kali ketika permintaan dan penjualan mobil listriknya lesu. Tak lama setelah harga dipangkas untuk SUV Model 3 Tesla dan Model Y di Eropa dan AS, Bank of America menyebutkan langkah tersebut dapat meningkatkan penjualan sebesar 53%.

“Pemotongan harga Tesla baru-baru ini (adalah) kisah sukses besar sejauh ini. China mewakili inti dari kisah pertumbuhan global Tesla dan tampaknya pemotongan harga telah diterima dengan sangat baik oleh konsumen,” kata Daniel Ives, Managing Director and Senior Equity Research Analyst di Wedbush Securities dikutip dari laman Insider.

Baca juga; Tesla Model 3 di AS Turun Harga, Jika Dirupiahkan Setara Pajero Sport

Pekan lalu, Ives mengatakan dalam catatan terpisah bahwa pemotongan harga Tesla adalah tanda perusahaan semakin agresif karena persaingan kendaraan listrik semakin memanas. “Kami percaya semua pemotongan harga ini dapat memacu permintaan atau pengiriman sebesar 12%-15% secara global pada tahun 2023,” ucapnya.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Standar Keselamatan...
Standar Keselamatan Kendaraan Listrik Baru China Lebih Ketat!
Dorong Ekosistem EV,...
Dorong Ekosistem EV, Wuling Berkolaborasi dengan Grab
Catat! Ini Penurunan...
Catat! Ini Penurunan Kapasitas Baterai Mobil Listrik Setiap Tahunnya
Volkswagen Memangkas...
Volkswagen Memangkas Produksi Pabriknya di Jerman, Ini Pertimbangan
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Xiaomi Kenalkan Tangan...
Xiaomi Kenalkan Tangan Robot untuk Pengisian Daya Baterai Mobil Listrik
Insentif Motor Listrik...
Insentif Motor Listrik Ditunda Satu Bulan, Menko Airlangga: Masih Dikaji
Gunakan Mode Autopilot,...
Gunakan Mode Autopilot, Mobil Tesla Ini Malah Tabrak Rumah dan Tewaskan Penghuninya
Harga BBM Naik 37%,...
Harga BBM Naik 37%, Saatnya Percepat Adopsi Kendaraan Listrik
Rekomendasi
Hadapi Masa Depan yang...
Hadapi Masa Depan yang Tak Pasti, Mahasiswa Diajarkan Kepemimpinan, Inovasi, dan Talenta Digital
Perkuat Layanan Digital...
Perkuat Layanan Digital melalui Care+, LGI Hadirkan Fitur Wellness
Anggota Polri dan TNI...
Anggota Polri dan TNI Gugur saat Selamatkan Anak Tenggelam di Pantai Maluku Tenggara
Berita Terkini
Kawin Silang JLR dan...
Kawin Silang JLR dan Chery: Freelander 8 Lahir, Eropa Ketar-ketir!
Citroen Berlingo Baru...
Citroen Berlingo Baru Akan Kembali dengan Desain MPV Kecil Praktis
Standar Keselamatan...
Standar Keselamatan Kendaraan Listrik Baru China Lebih Ketat!
Perayaan 1 Dekade Aerox...
Perayaan 1 Dekade Aerox di Indonesia Diserbu Ribuan Anak Muda
Mitsubishi Pajero Targetkan...
Mitsubishi Pajero Targetkan Segmen yang Sama dengan Toyota Land Cruiser
Didukung TGRI, Eric...
Didukung TGRI, Eric Saputra Juara OMR Agya Mandalika
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved