Porsche Kembangkan Baterai Teknologi Baru, Hadirkan Mobil Listrik dengan Jangkauan 1.300 Km

Rabu, 17 Mei 2023 - 09:33 WIB
loading...
Porsche Kembangkan Baterai...
Porsche berencana memproduksi kendaraan listrik dengan jangkauan melebihi 1.300 km dan penggunaan baterai solid-state canggih. Foto/Carscoops
A A A
STUTTGART - Porsche berencana memproduksi kendaraan listrik dengan jangkauan melebihi 1.300 km dan penggunaan baterai solid-state canggih. Pabrikan mobil Jerman ini mencoba mengoptimalkan kemampuan baterai kendaraan listrik dengan mengembangkan anoda silikon.

Porsche saat ini menggunakan grafit sebagai bahan anoda aktif tetapi sedang mengembangkan anoda silikon. Porsche menilai penggunaan anoda silikon menawarkan kapasitas penyimpanan hingga 10 kali lebih banyak.

Selain itu, anoda silikon memiliki sel dengan kemampuan pengisian cepat yang dapat diisi dari 5 hingga 80% dalam waktu kurang dari 15 menit. Namun, ada satu masalah dengan anoda silikon.

Baca juga; Ferdinand Porsche, Perakit Mobil Legendaris Porsche 911

Porsche mencatat bahwa partikel silikon mengembang hingga 300% saat menyerap litium, yang berarti masa pakai baterai akan terganggu. Porsche saat ini sedang mengerjakan anoda yang terdiri dari hingga 80% silikon.

Selain itu, juga melakukan pekerjaan intensif dalam meningkatkan proporsi nikel di katoda, memungkinkan kapasitas pengisian yang lebih tinggi. Porsche berharap baterai solid-state canggih yang dikembangkan mampu memiliki kepadatan energi hingga 50% lebih besar

“Dalam jangka menengah, diharapkan kombinasi kimia anoda baru dan pengemasan sel yang padat memungkinkan jangkauan kendaraan sejauh 1.300 km (807 mil),” kata Profesor Maximilian Fichtner, Direktur Institut Helmholtz Ulm dan Kepala unit penelitian Sistem Penyimpanan Energi di Institut Teknologi Karlsruhe dikutip SINDOnews dari laman Carscoops, Rabu (17/5/2023).
Porsche Kembangkan Baterai Teknologi Baru, Hadirkan Mobil Listrik dengan Jangkauan 1.300 Km


Seperti banyak pabrikan mobil lainnya, Porsche juga banyak berinvestasi dalam teknologi baterai solid-state. Para peneliti percaya baterai tersebut akan memiliki kepadatan energi 50% lebih besar dan menawarkan waktu pengisian yang jauh lebih cepat.

Baca juga; Porsche Ikut-Ikutan Bikin Pesawat Luar Angkasa

Waktu pengisian yang lebih cepat akan membutuhkan pengembangan stasiun pengisian yang lebih bertenaga. Soket pengisi daya juga memerlukan pendinginan aktif agar kapasitas pengisian melebihi 500 kW dapat dilakukan dengan andal.

“Saya pikir kita akan melihat peningkatan 30 hingga 50 persen dalam jangkauan kendaraan premium di masa mendatang,” tambah Dr Falko Schappacher, Direktur Komersial dan Teknis Pusat Penelitian Baterai MEET di Universitas Munster.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ternyata Ini Alasan...
Ternyata Ini Alasan Koenigsegg Tidak Mau Bikin Mobil Listrik
Sistem Isi Daya Dua...
Sistem Isi Daya Dua Arah Memicu Persaingan antara BMW, VW, dan BYD
Honda Terbitkan Obligasi...
Honda Terbitkan Obligasi Rp44 Triliun: Bukan Ekspansi, tapi Ganti Rugi
Benedetto Vigna: Jika...
Benedetto Vigna: Jika Mobil Otonom Bisa Mengemudi Sendiri, Mengapa Membeli Ferrari
XPENG V1SION Night 2026,...
XPENG V1SION Night 2026, Tandai Babak Baru XPENG di Indonesia
Fakta Baru Pasar Mobil...
Fakta Baru Pasar Mobil Eropa: Mobil Bensin Turun, EV dan Merek China Melesat
Gaikindo Minta Stimulus...
Gaikindo Minta Stimulus Semua Jenis Kendaraan, Tak Hanya Mobil Listrik
MUF Dorong Adopsi Kendaraan...
MUF Dorong Adopsi Kendaraan Listrik bagi Nasabah Bank Mandiri lewat EV Coffee & Drive
Insentif Kendaraan Listrik...
Insentif Kendaraan Listrik Mundur Jauh, Begini Kata Purbaya
Rekomendasi
7 Ayat Al-Quran tentang...
7 Ayat Al-Qur'an tentang Akhlak yang Wajib Diketahui Setiap Muslim, Lengkap dengan Penjelasannya
Peradi Profesional Sebut...
Peradi Profesional Sebut Peran Penting Advokat Menjaga Kualitas Sistem Peradilan
Kejagung Ajukan Banding...
Kejagung Ajukan Banding Atas Vonis 10 Tahun Nadiem Makarim
Berita Terkini
Ternyata Ini Alasan...
Ternyata Ini Alasan Koenigsegg Tidak Mau Bikin Mobil Listrik
Sistem Isi Daya Dua...
Sistem Isi Daya Dua Arah Memicu Persaingan antara BMW, VW, dan BYD
Honda Terbitkan Obligasi...
Honda Terbitkan Obligasi Rp44 Triliun: Bukan Ekspansi, tapi Ganti Rugi
Kenapa CEO Honda Toshihiro...
Kenapa CEO Honda Toshihiro Mibe Minta Maaf ke Pemegang Saham?
Densu Jadi Wajah Baru...
Densu Jadi Wajah Baru Caroline.id, Strategi Kepercayaan di Tengah Pasar Mobil Bekas yang Makin Sengit
Benedetto Vigna: Jika...
Benedetto Vigna: Jika Mobil Otonom Bisa Mengemudi Sendiri, Mengapa Membeli Ferrari
Infografis
KAI KF-21 Pesawat Karya...
KAI KF-21 Pesawat Karya Indonesia Korsel dengan Teknologi Siluman
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved