AS Sebut Mobil Bikinan Korea Selatan Mudah Dicuri

Selasa, 23 Mei 2023 - 16:01 WIB
loading...
AS Sebut Mobil Bikinan...
Mobil buatan Korea Selatan dituding rawan dicuri oleh Amerika Serikat. FOTO/ Automotif News
A A A
JAKARTA - Lusinan perusahaan asuransi Amerika Serikat dilaporkan mengajukan tuntutan hukum kepada produsen otomotif asal Korea Selatan.

BACA JUGA - Kia Motors Siap Perkenalkan Kendaraan Tempur Bertenaga Hidrogen

Hal ini meliputi tuntutan biaya perbaikan atau penggantian kendaraan Hyundai dan Kia setelah pencurian massal yang melibatkan model mobil mereka.

Karena beberapa model Hyundai dan Kia yang dijual di AS hingga tahun 2021 tidak dilengkapi dengan immobilizer, hal itu memungkinkan pencuri cukup menggunakan kabel USB untuk mencuri mobilnya.

Karena kerusakan dan kerugian yang berlebihan, perusahaan asuransi menuntut penggantian dari Hyundai dan Kia untuk perbaikan kerusakan dan mobil curian yang tidak dapat dipulihkan.

Seperti dilansir dari Automotive News Selasa (23/6/2023), lebih dari 60 perusahaan asuransi mobil harus menanggung pembayaran sebesar USD 190 juta, dan diperkirakan akan meningkat menjadi lebih dari USD 300 juta.

Gelombang kejahatan yang melanda AS disebut-sebut didorong oleh pengaruh media sosial, di mana industri asuransi AS mengalami kerugian hingga USD600 juta

Untuk mengatasi gelombang pencurian, Hyundai dan Kia telah mengeluarkan pembaruan perangkat lunak untuk model yang terpengaruh, yang melibatkan model yang dibuat antara tahun 2011 dan 2021 dengan kunci tradisional.

Pembaruan mengaktifkan fitur "ignition off" setelah mobil dikunci, durasi suara alarm juga ditingkatkan dari 30 detik menjadi satu menit, dan pemilik harus menggunakan fob untuk membuka kunci mobil agar kunci dapat menyala. mesin
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hyundai Hadirkan Powertrain...
Hyundai Hadirkan Powertrain Lengkap di GIIAS 2026
Persoalan Dana Talangan...
Persoalan Dana Talangan Membebani Industri Otomotif China
Mengemudikan Mobil Manual...
Mengemudikan Mobil Manual Lebih Menyehatkan Otak Dibandingkan Otomatis
Toyota dan Nissan Sebut...
Toyota dan Nissan Sebut Mobil yang Diproduksi di AS Berkualitas Lebih Rendah dari Jepang
Mobil Buatan Amerika...
Mobil Buatan Amerika Serikat Dapat Ujian Besar di Pasar Jepang
Lawan Toyota Yaris Cross,...
Lawan Toyota Yaris Cross, Hyundai i20 Berubah Ukuran
Gelombang Panas Ganggu...
Gelombang Panas Ganggu Perayaan Kemerdekaan AS ke-250
Amran Klaim Teknologi...
Amran Klaim Teknologi Pertanian Papua Setara dengan Jepang dan AS
Siapa Charles Q. Brown...
Siapa Charles Q. Brown Jr? Jenderal AS yang Dipecat Trump Kritik Pemanfaatan Militer untuk Misi Politik
Rekomendasi
Soroti Dugaan Suap BEM...
Soroti Dugaan Suap BEM UBK, Didi Mahardhika Minta Gerakan Mahasiswa Jaga Integritas
Penelitian Unair: Galon...
Penelitian Unair: Galon Polikarbonat Tak Terkait Gangguan Hormon hingga Kanker
Pakar Hukum Sebut Kasus...
Pakar Hukum Sebut Kasus Roy Suryo Tidak Memenuhi Syarat Deponering
Berita Terkini
Rapor Penjualan Wuling...
Rapor Penjualan Wuling 1 Dekade Terakhir, Mampukah Aira Mengembalikan Takhta?
Tesla Cybercab, Mobil...
Tesla Cybercab, Mobil Listrik Tanpa Setir Mulai Mengaspal
Perempuan Indonesia...
Perempuan Indonesia 27 Tahun Jadi Sopir Bus di Jepang: Bagaimana Ia Lolos Seleksi Ketat Tokyu Bus?
Modifikator Indonesia...
Modifikator Indonesia Ini Dapat Penghargaan Tertinggi IMI, Ini Sosoknya!
Ironi Polestar: Dirakit...
Ironi Polestar: Dirakit di Amerika, tapi Tetap Dilarang Karena Software China
Hyundai Hadirkan Powertrain...
Hyundai Hadirkan Powertrain Lengkap di GIIAS 2026
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved