TITEN, Mobil Listrik Buatan Jember Hemat Energi tapi Kencang
Rabu, 09 Agustus 2023 - 17:20 WIB
loading...
A
A
A
Kategori perlombaan tadi memang menjadi ajang kompetisi desain kendaraan listrik yang hemat energi sesuai dengan kebutuhan riil transportasi di daerah perkotaan. Spesifikasinya, yaitu mobil yang memiliki roda empat, rem, lampu, semua bekerja dengan baik termasuk wiper.
“Selanjutnya setiap mobil berlomba menempuh jarak terjauh dengan sekali cas atau isi baterai berkapasitas 1 kilo watt hour atau 1 kWh saja. TITEN yang sekali charging memerlukan waktu tiga jam berhasil menembus jarak 115 kilometer," kata Albertsany.
Sementara, juara pertama diraih tim Universitas Brawijaya dengan torehan jarak 183 kilometer yang disusul tim Universitas Indonesia yang menempuh jarak 172 kilometer.
Salah satu keberhasilan TITEN meraih podium ketiga tidak lepas dari upaya mereduksi bobot mobil sehingga konsumsi energi menjadi lebih irit. Di antaranya dengan pemilihan frame material alumunium dan badan mobil dari serat karbon tanpa melupakan unsur kekuatan dari kendaraan. Langkah ini telah meningkatkan efisiensi mobil TITEN hingga sebesar 27 persen.
“Tentu saja kami tidak lantas berpuas hati, sebab masih banyak celah pengembangan. Kami akan terus melakukan riset dan perancangan lanjutan untuk meningkatkan performa TITEN," ujar Albertsany.
Tim tak memungkiri masih perlu mengevaluasi beberapa hal, di antaranya masalah strategi dalam penggunaan power train. "Karena kita hanya mengoptimalkan instalasi sedangkan tim lain telah menggunakan metode transmisi,” kata Ketua Tim TITEN Bima Haykal yang mengepalai 13 anggota inti dan 27 personel pendukung.
“Selanjutnya setiap mobil berlomba menempuh jarak terjauh dengan sekali cas atau isi baterai berkapasitas 1 kilo watt hour atau 1 kWh saja. TITEN yang sekali charging memerlukan waktu tiga jam berhasil menembus jarak 115 kilometer," kata Albertsany.
Sementara, juara pertama diraih tim Universitas Brawijaya dengan torehan jarak 183 kilometer yang disusul tim Universitas Indonesia yang menempuh jarak 172 kilometer.
Salah satu keberhasilan TITEN meraih podium ketiga tidak lepas dari upaya mereduksi bobot mobil sehingga konsumsi energi menjadi lebih irit. Di antaranya dengan pemilihan frame material alumunium dan badan mobil dari serat karbon tanpa melupakan unsur kekuatan dari kendaraan. Langkah ini telah meningkatkan efisiensi mobil TITEN hingga sebesar 27 persen.
“Tentu saja kami tidak lantas berpuas hati, sebab masih banyak celah pengembangan. Kami akan terus melakukan riset dan perancangan lanjutan untuk meningkatkan performa TITEN," ujar Albertsany.
Tim tak memungkiri masih perlu mengevaluasi beberapa hal, di antaranya masalah strategi dalam penggunaan power train. "Karena kita hanya mengoptimalkan instalasi sedangkan tim lain telah menggunakan metode transmisi,” kata Ketua Tim TITEN Bima Haykal yang mengepalai 13 anggota inti dan 27 personel pendukung.
Lihat Juga :