Bodi Semakin Berat, Jadi Masalah Serius Mobil-mobil Buatan AS
Kamis, 10 Agustus 2023 - 09:34 WIB
loading...
A
A
A
Belum lagi pada 2018 kebutuhan konsumen berubah. Saat itu permintaan mobil SUV berukuran besar mengalahkan mobil sedan dan hatchback. Kondisi yang sama juga terjadi di mobil listrik dimana baterai jadi penyebab utama bobot semakin berat. Masyarakat menuntut mobil listrik dengan jangkauan jarak tempuh yang tinggi.
Baca juga; Bos Besar Toyota Enggak Nyaman dengan Perkembangan Industri Mobil Listrik
Alhasil ukuran baterai diperbesar dan berdampak pada penambahan bobot mobil listrik yang sangat luar biasa. Stellantis menurut Ned Curic tidak bisa menghindar dari tuntutan itu. Salah satu merek mobil yang ada di grup mereka, Ram, justru membuat mobil yang bobotnya mencapai 2,721 kilogram.
Pabrikan mobil sebenarnya menyadari kondisi mengkhawatirkan itu. Hanya saja upaya mengurangi bobot dengan cara menggunakan material lebih ringan dan menemukan baterai berukuran kompak dengan daya jangkau yang jauh tidak mudah. Butuh biaya riset yang sangat besar untuk mendapatkan hal tersebut.
Baca juga; Bos Besar Toyota Enggak Nyaman dengan Perkembangan Industri Mobil Listrik
Alhasil ukuran baterai diperbesar dan berdampak pada penambahan bobot mobil listrik yang sangat luar biasa. Stellantis menurut Ned Curic tidak bisa menghindar dari tuntutan itu. Salah satu merek mobil yang ada di grup mereka, Ram, justru membuat mobil yang bobotnya mencapai 2,721 kilogram.
Pabrikan mobil sebenarnya menyadari kondisi mengkhawatirkan itu. Hanya saja upaya mengurangi bobot dengan cara menggunakan material lebih ringan dan menemukan baterai berukuran kompak dengan daya jangkau yang jauh tidak mudah. Butuh biaya riset yang sangat besar untuk mendapatkan hal tersebut.
(wib)
Lihat Juga :