Mantan Insinyur SpaceX Rancang Pengisian Daya Kendaraan Listrik Bertenaga Roket
Kamis, 24 Agustus 2023 - 15:26 WIB
loading...
Mantan insinyur SpaceX Quincy Lee merancang pengisian daya kendaraan listrik (EV) bertenaga roket yang supercepat. Foto/TechCrunch
A
A
A
WASHINGTON - Mantan insinyur SpaceX Quincy Lee merancang pengisian daya kendaraan listrik (EV) bertenaga roket yang supercepat. Teknologi ini dikembangkan oleh startup Electrical Era yang didirikan oleh Quincy Lee.
Quincy Lee mengatakan telah menemukan formula yang pas untuk membuat pengisian daya kendaraan listrik . Dia mengaku startup miliknya baru saja mengumumkan putaran Seri A senilai USD11,5 juta yang dipimpin oleh cabang manajemen aset HSBC.
Quincy Lee menjelaskan bahwa perusahaannya bermaksud menggunakan uang tunai tersebut untuk membuktikan stasiun PowerNode yang akan segera diluncurkan dapat membantu membalikkan reputasi buruk pengisi daya publik di AS.
Baca juga; Bersama EVBox, Bridgestone Bangun 3.500 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik
“Ini adalah tujuan yang bermanfaat, karena pengisi daya publik yang di bawah standar dan langka. Termasuk tantangan infrastruktur jaringan listrik, adalah hal yang sangat penting,” katanya dikutip dari laman TechCrunch, Kamis (24/8/2023).
Quincy Lee menambahkan bahwa pengalaman tim khususnya dalam mengembangkan satelit Starlink akan membantu mewujudkannya. Lee berpendapat pengalaman mereka di sana memberikan Electric Era perspektif orang luar dan kompetensi teknik teknis yang mendalam.
“Kami telah turun ke Bumi dan berupaya membangun tulang punggung infrastruktur yang dibutuhkan pengemudi kendaraan listrik. Kami tidak membuat pengisi daya atau baterainya, kami fokus pada seluruh stasiun pengisian cepat EV," ujarnya.
Baca juga; PLN Gandeng 4 Perusahaan Bangun Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik
Mengenai lokasi stasiun PowerNode, perusahaan berencana meluncurkannya di sembilan negara bagian sebelum akhir tahun. Total akan ada sekitar 27 pengisi daya, atau sekitar tiga pengisi daya per stasiun.
Quincy Lee mengatakan telah menemukan formula yang pas untuk membuat pengisian daya kendaraan listrik . Dia mengaku startup miliknya baru saja mengumumkan putaran Seri A senilai USD11,5 juta yang dipimpin oleh cabang manajemen aset HSBC.
Quincy Lee menjelaskan bahwa perusahaannya bermaksud menggunakan uang tunai tersebut untuk membuktikan stasiun PowerNode yang akan segera diluncurkan dapat membantu membalikkan reputasi buruk pengisi daya publik di AS.
Baca juga; Bersama EVBox, Bridgestone Bangun 3.500 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik
“Ini adalah tujuan yang bermanfaat, karena pengisi daya publik yang di bawah standar dan langka. Termasuk tantangan infrastruktur jaringan listrik, adalah hal yang sangat penting,” katanya dikutip dari laman TechCrunch, Kamis (24/8/2023).
Quincy Lee menambahkan bahwa pengalaman tim khususnya dalam mengembangkan satelit Starlink akan membantu mewujudkannya. Lee berpendapat pengalaman mereka di sana memberikan Electric Era perspektif orang luar dan kompetensi teknik teknis yang mendalam.
“Kami telah turun ke Bumi dan berupaya membangun tulang punggung infrastruktur yang dibutuhkan pengemudi kendaraan listrik. Kami tidak membuat pengisi daya atau baterainya, kami fokus pada seluruh stasiun pengisian cepat EV," ujarnya.
Baca juga; PLN Gandeng 4 Perusahaan Bangun Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik
Mengenai lokasi stasiun PowerNode, perusahaan berencana meluncurkannya di sembilan negara bagian sebelum akhir tahun. Total akan ada sekitar 27 pengisi daya, atau sekitar tiga pengisi daya per stasiun.
(wib)
Lihat Juga :