3 Tantangan Kendaraan Listrik di Indonesia, Salah Satunya Pasar Mobil Bekas Belum Ada
Selasa, 21 November 2023 - 18:47 WIB
loading...
A
A
A
2. Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum
Selain itu, Eddy mengungkapkan hal terpenting untuk kendaraan EV adalah ketersediaan SPKLU, layanan servis dan aftersales mobil listrik. Menurutnya, SPKLU dengan fitur fast charging akan mendorong masyarakat untuk mulai beralih ke kendaraan listrik.
“Saya kira, kalau kita berbicara EV hari ini, ada beberapa tantangan, pertama adalah (ketersediaan) SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum). Apalagi yang tipenya fast charging, jangan sampai kita misalnya melakukan perjalanan dari Jakarta ke Surabaya, terus isi baterai di SPKLU (ternyata) nunggunya (sampai) dua jam,” ujarnya.
Sebagai informasi, jumlah SPKLU di Indonesia saat ini sudah mencapai 854 unit yang tersebar di 577 lokasi. Namun, itu dirasa kurang karena tidak sepadan dengan jumlah kendaraan listrik yang beredar di Indonesia.
Baca Juga: Daftar Negara dengan Populasi Mobil Listrik Terbanyak
3. Baterai kendaraan listrik dan servis
Selain itu, Eddy mengatakan baterai juga menjadi isu penting bagi mobil listrik , terutama mengenai jarak tempuh. Harga baterai mobil listrik yang masih mahal juga perlu ditekan untuk menarik masyarakat untuk beralih ke elektrifikasi.
“Kedua, soal ketahanan baterai itu sendiri, kita harus mengetahuinya, termasuk juga biaya penggantiannya, karena baterai itu komponen terbesar di sebuah EV. Ketiga adalah service dan maintenance. Hari ini saya belum mendengar, service dan maintenance EV itu seperti apa,” ucapnya.
(msf)
Lihat Juga :