Mobil Listrik Baru Hyundai Bakal Pakai Baterai Buatan Lokal

Rabu, 29 November 2023 - 09:58 WIB
loading...
Mobil Listrik Baru Hyundai...
PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) sedang mempersiapkan mobil listrik terbaru yang akan menggunakan baterai buatan lokal. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) sedang mempersiapkan mobil listrik terbaru yang akan menggunakan baterai buatan lokal . Ini sebagai bentuk komitmen Hyundai untuk menyediakan mobilitas elektrifikasi untuk konsumen Tanah Air.

Chief Operating Officer (COO) HMID Fransiscus Soerjopranoto mengungkapkan mobil listrik terbaru akan memiliki harga di bawah Hyundai Ioniq 5. Namun, secara global Hyundai belum memiliki lini model mobil listrik 7-seater.

“Masih kita study, pokoknya kebutuhan mobil listrik masyarakat di indonesia kita bandingkan dengan mdel ICE yang ada sekarang, tentunya kami ingin menghadirkan kendaraan kendaraan yang inovasinya juga melebihi kendaraan ICE,” kata Frans saat ditemui di Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu.

Baca juga; Hyundai Bangun Ekosistem Mobil Listrik Masa Depan

Frans memberi bocoran bahwa mobil listrik yang sedang dipersiapkan akan berada di bawah Hyundai Ioniq 5. Itu tandanya, mobil tersebut akan memiliki harga yang lebih murah dan modelnya diminati oleh masyarakat Indonesia.

“Jadi, kita ingin memberikan solusi mobility terbaik. Jadi kemungkinan besar model-modelnya akan baru seperti Ioniq 5 dan Ioniq 6. Kita melihat peluang untuk masih di segmen di bawah Ioniq 5 dan 6,” ujarnya.

Mobil listrik baru yang sedang dipersiapkan HMID akan menggunakan baterai buatan lokal yang diproduksi di Cikarang, Jawa Barat. Ini bisa memangkas ongkos produksi sehingga dapat menekan harga jual kendaraan ramah lingkungan tersebut.

“Pabrik baterai saat ini on progress, dijadwalkan 2024 akan diperkenalkan dan diresmikan. Kapasitas baterai kami yang tadinya dari 20.000 akan menjadi 70.000. Varian juga akan bertambah,” ucap Frans.

Baca juga; Upaya Hyundai Indonesia Cegah Kecemasan Jangkauan Mobil Listrik

Mengenai harga jual, Frans belum bisa memastikan besarannya. Namun, ia mengatakan bahwa sangat memungkinkan untuk menekan harga. Mengingat itu menjadi salah satu tujuan sebuah produsen kendaraan berinvestasi di Indonesia.

“Dalam setiap investasi pasti ada perhitungan depresiasi, after depresiasi itu hilang maka harganya akan kurang. Untuk sekarang persentasenya masih kami hitung dan belum bisa disampaikan,” ujarnya.

Sekadar informasi, mobil listrik terbaru yang disiapkan oleh Hyundai masuk dalam segmen MPV 7-seater. Mobil jenis ini masih menjadi pilihan banyak masyarakat Indonesia karena dapat menampung banyak orang.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Fakta Baru Pasar Mobil...
Fakta Baru Pasar Mobil Eropa: Mobil Bensin Turun, EV dan Merek China Melesat
Standar Keselamatan...
Standar Keselamatan Kendaraan Listrik Baru China Lebih Ketat!
Dorong Ekosistem EV,...
Dorong Ekosistem EV, Wuling Berkolaborasi dengan Grab
Catat! Ini Penurunan...
Catat! Ini Penurunan Kapasitas Baterai Mobil Listrik Setiap Tahunnya
Volkswagen Memangkas...
Volkswagen Memangkas Produksi Pabriknya di Jerman, Ini Pertimbangan
Lawan Toyota Yaris Cross,...
Lawan Toyota Yaris Cross, Hyundai i20 Berubah Ukuran
Indonesia Lunasi Proyek...
Indonesia Lunasi Proyek Jet Tempur KF-21 Korsel Rp6,9 Triliun, Dapat Transfer Teknologi Apa?
Presiden Korea Selatan...
Presiden Korea Selatan Bingung Taegeuk Warriors Tersingkir di Piala Dunia 2026
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
Rekomendasi
Berkas Vonis Nadiem...
Berkas Vonis Nadiem Makarim di Kasus Chromebook Setebal 1.146 Halaman
Beasiswa LPDP Tahap...
Beasiswa LPDP Tahap 2 2026 Dibuka Hari Ini, Intip Perubahan Kebijakannya
Latihan Menembak Dihapus...
Latihan Menembak Dihapus dari Pembekalan Calon Manajer Kopdes, Puan: Sebaiknya Fokus Manajerial Saja
Berita Terkini
Persoalan Dana Talangan...
Persoalan Dana Talangan Membebani Industri Otomotif China
Mengemudikan Mobil Manual...
Mengemudikan Mobil Manual Lebih Menyehatkan Otak Dibandingkan Otomatis
Mantan Karyawan Apple...
Mantan Karyawan Apple dan Audi Kembangkan Kendaraan Listrik Terinspirasi dari Armada Bulan
Toyota dan Nissan Sebut...
Toyota dan Nissan Sebut Mobil yang Diproduksi di AS Berkualitas Lebih Rendah dari Jepang
Minat Mobil Bekas Menurun,...
Minat Mobil Bekas Menurun, Opsi Pilihan Mobil Baru Naik
Carlos Ghosn Klaim Cuma...
Carlos Ghosn Klaim Cuma Dirinya yang Bisa Memperbaiki Nissan
Infografis
Pemerintah Baru Suriah...
Pemerintah Baru Suriah Bakal Tuntut Iran Rp4.870 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved