Panduan Beli Mobil Lelang, Sewa Jasa Inspektor dan Perhatikan Grade A-F
Jum'at, 01 Desember 2023 - 12:42 WIB
loading...
Membeli mobil lelang menjadi salah satu pilihan untuk mendapatkan kendaraan dengan harga murah. (Dok AUKSI)
A
A
A
JAKARTA - Membeli mobil lelang menjadi salah satu pilihan untuk mendapatkan kendaraan dengan harga murah. Namun, perlu banyak pertimbangan dan panduan untuk mendapatkan mobil dengan kualitas baik.
Pasalnya, membeli mobil lelang tak diperkenankan melakukan test drive, sehingga berpotensi mendapatkan unit dalam kondisi tidak baik. Untuk menyiasatinya, calon pembeli bisa memeriksa kondisi mobil secara langsung. Calon pembeli yang tidak paham, diperkenankan menggunakan jasa inspektor dari pihak ketiga secara mandiri.
Willy Willim, Head Fleet and Auction JBA Indonesia menjelaskan pihaknya sudah memberi informasi kepada calon pembeli. Penilaian juga diberikan dengan kategori grade A sampai grade F untuk menandakan kondisi terbaik hingga terburuk.
“Pertama dari grade, kita sudah kasih panduan dari A sampai F. (Grade) A itu paling bagus seperti mobil baru keluar dari showroom. F itu pembahasannya bekas mobil, bukan mobil bekas,” kata Willy di Jakarta, beberapa waktu lalu.
Baca Juga: Mr Bean Lelang Mobil Retro Kesayangan Rp1,3 Miliar
Balai lelang JBA Indonesia merupakan salah satu tempat pelelangan otomotif menawarkan mobil dan motor dalam kondisi apa adanya.
Willy menjelaskan peserta yang ingin menggunakan mobil untuk digunakan pribadi atau dijual kembali biasanya mengambil grade A-C. Pasalnya, grade D-F sudah dalam kondisi rusak berat sehingga butuh biaya besar untuk memperbaikinya. “Biar enggak boncos, saran saya tidak jauh-jauh dari grade A sampai B, atau mentok di C, kalau di F mungkin sudah harus banyak yang diperbaiki, kalau end user biasanya beli mobil yang sudah jadi, tidak banyak dipoles lagi,” ujarnya.
Pasalnya, membeli mobil lelang tak diperkenankan melakukan test drive, sehingga berpotensi mendapatkan unit dalam kondisi tidak baik. Untuk menyiasatinya, calon pembeli bisa memeriksa kondisi mobil secara langsung. Calon pembeli yang tidak paham, diperkenankan menggunakan jasa inspektor dari pihak ketiga secara mandiri.
Willy Willim, Head Fleet and Auction JBA Indonesia menjelaskan pihaknya sudah memberi informasi kepada calon pembeli. Penilaian juga diberikan dengan kategori grade A sampai grade F untuk menandakan kondisi terbaik hingga terburuk.
“Pertama dari grade, kita sudah kasih panduan dari A sampai F. (Grade) A itu paling bagus seperti mobil baru keluar dari showroom. F itu pembahasannya bekas mobil, bukan mobil bekas,” kata Willy di Jakarta, beberapa waktu lalu.
Baca Juga: Mr Bean Lelang Mobil Retro Kesayangan Rp1,3 Miliar
Balai lelang JBA Indonesia merupakan salah satu tempat pelelangan otomotif menawarkan mobil dan motor dalam kondisi apa adanya.
Willy menjelaskan peserta yang ingin menggunakan mobil untuk digunakan pribadi atau dijual kembali biasanya mengambil grade A-C. Pasalnya, grade D-F sudah dalam kondisi rusak berat sehingga butuh biaya besar untuk memperbaikinya. “Biar enggak boncos, saran saya tidak jauh-jauh dari grade A sampai B, atau mentok di C, kalau di F mungkin sudah harus banyak yang diperbaiki, kalau end user biasanya beli mobil yang sudah jadi, tidak banyak dipoles lagi,” ujarnya.
Lihat Juga :