Ford Pernah Kembangkan Mobil Bertenaga Nuklir pada 1960

Senin, 01 Januari 2024 - 20:21 WIB
loading...
Ford Pernah Kembangkan...
Mobil Ford bertenaga nuklir pernah dikembangkan pada 1960. FOTO/ DAILY
A A A
NEW YORK - Salah satu konsep desain yang digemari oleh para desainer eksterior otomotif adalah mengambil inspirasi dari desain jet tempur pada tahun 1960-an.

BACA JUGA - Toyota Segera Rilis Mobil Listrik?

Seperti dilansir dari Cardrive, bahkan konsep ini masih digunakan oleh beberapa kendaraan modern. Misalnya saja desain bagian atas Honda NSX yang konon diambil dari kokpit jet F-16.

Namun dari segi powertrain, Ford saat itu memiliki visi yang jelas ingin mengembangkan kendaraan yang dapat ditenagai oleh sistem tenaga nuklir.

Dalam pandangan mereka pada tahun 1960an, masa depan sistem tenaga nuklir cukup kompak untuk muat di dalam sebuah sedan.

Secara teori, sistem tenaga nuklir akan disuplai dengan unsur uranium, melalui proses fusi nuklir untuk menghasilkan energi panas yang akan menggerakkan mesin uap.

Proses ini adalah proses yang sama yang digunakan pada kapal selam bertenaga nuklir yang digunakan oleh sebagian besar angkatan laut.

Mesin uap ini akan digunakan untuk menghasilkan energi mekanik yang dapat digunakan untuk menggerakkan mobil.

Ford juga mengisyaratkan bahwa mobil bertenaga nuklir dapat dikendarai sejauh 8.000 km sebelum unsur uranium perlu diisi ulang untuk menghasilkan energi panas.

Untuk menyukseskan ide ini, Ford memperkenalkan model konsep bernama Ford Nucleon pada tahun 1958 sebagai dasar penelitian mereka.

Nucleon adalah sedan tanpa mesin dengan inti nuklir yang dipasang jauh di belakang untuk pembangkit listrik

Namun model ini hanyalah model konsep dengan desain skala 3:8 saja. Model ini dapat dilihat di Museum Henry Ford di Michigan.

Jika dicermati, sistem tenaga nuklir masih berukuran besar dan berat serta hanya digunakan untuk aplikasi militer seperti kapal selam dan kapal induk.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ford Gunakan Beruang...
Ford Gunakan Beruang Raksasa untuk Menguji Kualitas F150
Mobil Buatan Amerika...
Mobil Buatan Amerika Serikat Dapat Ujian Besar di Pasar Jepang
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Ford Batal Gunakan Baterai...
Ford Batal Gunakan Baterai LFP untuk Mobil Listriknya
Industri Otomotif Jerman...
Industri Otomotif Jerman Tambah Sekarat Akibat Perang Timur Tengah
Audi Nuvolari Supercar...
Audi Nuvolari Supercar Hybrid V8 dengan 987 HP, Penerus Spiritual R8
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
Rekomendasi
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Belgia Juara Grup G,...
Belgia Juara Grup G, Lolos ke 32 Besar usai Bungkam Selandia Baru 5-1
Demokrasi Belum Utuh...
Demokrasi Belum Utuh Jika Perempuan Masih Minim Keterwakilan
Berita Terkini
Terancam Mobil China,...
Terancam Mobil China, Honda Justru Buka 4 Dealer Baru di Jateng dan Bali
Bukti Geely Serius di...
Bukti Geely Serius di Indonesia: Kapasitas Produksi EX2 Dilipatgandakan!
T1, Inikah Mobil Listrik...
T1, Inikah Mobil Listrik Pertama BAIC di Indonesia?
Motor Listrik VELAX...
Motor Listrik VELAX Series Hadir di PRJ 2026
Polytron Wujudkan Desain...
Polytron Wujudkan Desain Pemenang FOX Berkreasik: Dari Konsep Basket hingga Sneaker Culture
Ini Alasan Harga Lepas...
Ini Alasan Harga Lepas E4 Belum Juga Diumumkan
Infografis
3 Brigjen Dapat Promosi...
3 Brigjen Dapat Promosi Jabatan Jadi Irjen Pol pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved