BYD Tak Kunjung Umumkan Harga 3 Mobil Listrik untuk Indonesia, Kenapa?
Jum'at, 19 Januari 2024 - 10:51 WIB
loading...
A
A
A
Liu Xueliang, General Manager BYD Asia-Pasifik mengatakan pihaknya masih mempelajari pasar mobil listrik di Indonesia. Mengingat kendaraan ramah lingkungan itu baru berkembang di Tanah Air dan belum banyak yang meliriknya.
“Pasar Indonesia kami melihat untuk elektrifikasi industri ini baru mulai. Sebenarnya saat ini market share untuk EV masih kecil. Kami selalu pelajari saat ini market share EV masih kecil ini belum tentu menjadi kebutuhan atau demand dari pasar yang kecil,” ujar Liu.
Baca Juga: Penjualan Mobil Listrik BYD Tembus 3 Juta Unit selama 2023
Kendati begitu, Liu meyakini pasar mobil listrik di Indonesia akan berkembang pesat dalam waktu dekat. Hal itu terlihat dari banyaknya produsen yang meluncurkan mobil listriknya di Indonesia dan berinvestasi untuk membangun pabrik. “Kami berharap ekspansi di pasar Indonesia akan tumbuh luar biasa menjadi salah satu benchmark di pasar otomotif,” tuturnya.
“Pasar Indonesia kami melihat untuk elektrifikasi industri ini baru mulai. Sebenarnya saat ini market share untuk EV masih kecil. Kami selalu pelajari saat ini market share EV masih kecil ini belum tentu menjadi kebutuhan atau demand dari pasar yang kecil,” ujar Liu.
Baca Juga: Penjualan Mobil Listrik BYD Tembus 3 Juta Unit selama 2023
Kendati begitu, Liu meyakini pasar mobil listrik di Indonesia akan berkembang pesat dalam waktu dekat. Hal itu terlihat dari banyaknya produsen yang meluncurkan mobil listriknya di Indonesia dan berinvestasi untuk membangun pabrik. “Kami berharap ekspansi di pasar Indonesia akan tumbuh luar biasa menjadi salah satu benchmark di pasar otomotif,” tuturnya.
(msf)
Lihat Juga :