Pilih Mana? Ini Dia Perbandingan 3 Model Mobil Listrik BYD di Indonesia
Jum'at, 01 Maret 2024 - 20:29 WIB
loading...
Perbandingan 3 model mobil listrik BYD di Indonesia penting untuk dipahami. Foto: Sindonews/Danang Arradian
A
A
A
JAKARTA - BYD Indonesia sudah merilis harga BYD Dolphin, Atto 3, dan BYD Seal di IIMS 2024. Banyak yang tertarik dengan pabrikan mobil listrik nomor 1 di China itu. Tapi, banyak juga yang bingung, mana model yang terbaik untuk konsumen?
BYD datang ke Indonesia dengan serius. Mereka hadir dengan visi jangka panjang dan strategi cukup matang, menjadi pemain yang diperhitungkan dalam industri mobil listrik Indonesia.
Keseriusan itu, terlihat dari beberapa hal. Pertama, soal investasi pabrik. Meski pendatang baru, mereka mengklaim membangun pabrik di Indonesia.
Kedua, membawa 3 model sekaligus yakni BYD Atto 3, Dolphin, dan Seal, yang menyasar segmen berbeda.
Ketiga, dalam waktu singkat BYD juga membangun 8 jaringan diler bekerja sama dengan mitra lokal. Lalu, strategi harga mereka pun kompetitif. Terutama dengan adanya insentif dari pemerintah.
1. BYD Dolphin Premium (Rp425 juta)
Dibanderol Rp425 juta, si lumba-lumba ini dapat menempuh jarak Rp490 km. Dolphin menjadi bagian dari Ocean Series, model hatchback, ground clearance 130 mm, cukup pendek, tapi sangat lincah, pilihan warna juga bervariasi.
BYD Dolphin cocok untuk konsumen usia 18-29 tahun, manager di startup, tinggal di apartemen, dan aktivitasnya lebih banyak di perkotaan.
2. BYD Atto 3 Superior (Rp515 juta)
Masuk ke dalam Dynasty Series. Model SUV dengan ground clearance 175 mm. Tampilan lebih dewasa, elegan, mewah, ingin tampil beda dengan yang lain.
BYD Atto 3 cocok untuk konsumen usia 25-45 tahun. Pria/wanita di keluarga muda dengan 2 anak, senior level atau VP di startup, tinggal di kota atau sub-urban, dan cukup mobile.
Mereka suka dengan karakter compact SUV, juga doyan ngulik teknologi. Umumnya, pengguna Atto 3 butuh ground clearance tinggi karena lebih praktis menghadapi polisi tidur atau jalan tidak rata. Di India, 40 persen pembeli Atto 3 adalah pengguna BMW atau Mercy.
BYD datang ke Indonesia dengan serius. Mereka hadir dengan visi jangka panjang dan strategi cukup matang, menjadi pemain yang diperhitungkan dalam industri mobil listrik Indonesia.
Keseriusan itu, terlihat dari beberapa hal. Pertama, soal investasi pabrik. Meski pendatang baru, mereka mengklaim membangun pabrik di Indonesia.
Kedua, membawa 3 model sekaligus yakni BYD Atto 3, Dolphin, dan Seal, yang menyasar segmen berbeda.
Ketiga, dalam waktu singkat BYD juga membangun 8 jaringan diler bekerja sama dengan mitra lokal. Lalu, strategi harga mereka pun kompetitif. Terutama dengan adanya insentif dari pemerintah.
Nah, berikut adalah 3 model BYD dan target konsumennya, agar tidak kebingungan.
1. BYD Dolphin Premium (Rp425 juta)
![Pilih Mana? Ini Dia Perbandingan 3 Model Mobil Listrik BYD di Indonesia]()
Dibanderol Rp425 juta, si lumba-lumba ini dapat menempuh jarak Rp490 km. Dolphin menjadi bagian dari Ocean Series, model hatchback, ground clearance 130 mm, cukup pendek, tapi sangat lincah, pilihan warna juga bervariasi.
BYD Dolphin cocok untuk konsumen usia 18-29 tahun, manager di startup, tinggal di apartemen, dan aktivitasnya lebih banyak di perkotaan.
2. BYD Atto 3 Superior (Rp515 juta)
![Pilih Mana? Ini Dia Perbandingan 3 Model Mobil Listrik BYD di Indonesia]()
Masuk ke dalam Dynasty Series. Model SUV dengan ground clearance 175 mm. Tampilan lebih dewasa, elegan, mewah, ingin tampil beda dengan yang lain. 
BYD Atto 3 cocok untuk konsumen usia 25-45 tahun. Pria/wanita di keluarga muda dengan 2 anak, senior level atau VP di startup, tinggal di kota atau sub-urban, dan cukup mobile.
Mereka suka dengan karakter compact SUV, juga doyan ngulik teknologi. Umumnya, pengguna Atto 3 butuh ground clearance tinggi karena lebih praktis menghadapi polisi tidur atau jalan tidak rata. Di India, 40 persen pembeli Atto 3 adalah pengguna BMW atau Mercy.
Lihat Juga :