Jangan Anggap Sepele Tekanan Angin Ban Mobil, Salah Sedikit Bisa Pecah
Minggu, 24 Maret 2024 - 18:43 WIB
loading...
Jangan Anggap Sepele Tekanan Angin Ban Mobi. FOTO/ DAILY
A
A
A
JAKARTA - Tekanan udara pada ban mobil yang tak sesuai dapat menyebabkan pecah ketika digunakan berkendara jarak jauh. Tapi, banyak pengendara yang tak memerhatikan kondisi ban ketika memulai perjalanan.
BACA JUGA - Hadirkan Layanan Perawatan Mobil, CSULfinance Gandeng Dokter Mobil
Ban menjadi komponen penting pada mobil karena meneruskan tenaga yang dihasilkan mesin agar kendaraan bergerak. Ini juga yang memastikan mobil tetap stabil ketika dikendarai dan menjadi kunci kenyamanan di dalam kabin.
Setiap jenis mobil memiliki ukuran tekanan angin ban yang berbeda sesuai dengan bobot dan ukuran ban yang digunakan. Tapi, pabrikan sudah memberikan informasi tekanan ban yang disarankan pada setiap mobil yang biasanya terdapat pada pilar B di sisi kanan.
Pendiri dan Instruktur Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu mengatakan bahwa sangat penting bagi pemilik mobil untuk memeriksa tekanan angin ban secara rutin.
“Tekanan angin ban ikut sesuai rekomendasi pabrikan. Berdasarkan data dari Jasa Marga, Pekerjaan Umum, atau dari lembaga di luar negeri, penyebab utama ban pecah adalah panas yang berlebih akibat dua hal, tekanan angin yang kurang dan berlebihan. Itu musuh utama ban,” kata Jusri kepada MNC Portal beberapa waktu lalu.
Pria yang sudah menggeluti bidang safety driving selama 30 tahun itu mengatakan ada bahaya yang mengintai pada tekanan angin ban yang tidak sesuai. Oleh sebab itu, dia menyarankan untuk rutin mengecek tekanan udara secara rutin.
BACA JUGA - Hadirkan Layanan Perawatan Mobil, CSULfinance Gandeng Dokter Mobil
Ban menjadi komponen penting pada mobil karena meneruskan tenaga yang dihasilkan mesin agar kendaraan bergerak. Ini juga yang memastikan mobil tetap stabil ketika dikendarai dan menjadi kunci kenyamanan di dalam kabin.
Setiap jenis mobil memiliki ukuran tekanan angin ban yang berbeda sesuai dengan bobot dan ukuran ban yang digunakan. Tapi, pabrikan sudah memberikan informasi tekanan ban yang disarankan pada setiap mobil yang biasanya terdapat pada pilar B di sisi kanan.
Pendiri dan Instruktur Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu mengatakan bahwa sangat penting bagi pemilik mobil untuk memeriksa tekanan angin ban secara rutin.
“Tekanan angin ban ikut sesuai rekomendasi pabrikan. Berdasarkan data dari Jasa Marga, Pekerjaan Umum, atau dari lembaga di luar negeri, penyebab utama ban pecah adalah panas yang berlebih akibat dua hal, tekanan angin yang kurang dan berlebihan. Itu musuh utama ban,” kata Jusri kepada MNC Portal beberapa waktu lalu.
Pria yang sudah menggeluti bidang safety driving selama 30 tahun itu mengatakan ada bahaya yang mengintai pada tekanan angin ban yang tidak sesuai. Oleh sebab itu, dia menyarankan untuk rutin mengecek tekanan udara secara rutin.
Lihat Juga :