Suzuki Pede Tak Terganggu Gempuran Mobil China
Senin, 01 April 2024 - 09:18 WIB
loading...
Suzuki Jimny 5 Pintu di IIMS 2024. FOTO/ DOK SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Produsen asal China meramaikan persaingan industri otomotif Indonesia, terutama dalam hal mobil listrik. Tapi, ini tak membuat Suzuki merasa terganggu dengan maraknya kehadiran brand China di Tanah Air.
BACA JUGA- Daihatsu Akui Mobil Listrik Murah Buatan China Ancaman Terbesar Otomotif Jepang
Seperti diketahui, saat ini brand asal China yang sudah eksis di Indonesia adalah Wuling, Chery, dan MG, yang menawarkan beragam powertrain. Sementara Neta dan BYD saat ini mereka hanya menjual mobil listrik di Tanah Air.
Department Head Strategic Planning PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) Joshi Prasetya mengatakan pihaknya tak gentar menghadapi persaingan tersebut. Mengingat masing-masing produsen memiliki langkah strategis untuk menuju ke arah elektrifiksi.
Sedangkan pria yang akrab disapa Yoshi itu mengungkapkan bahwa Suzuki saat ini masih fokus pada mobil dengan mesin pembakaran internal (ICE). Tapi, ia menuturkan langkah elektrifikasi Suzuki dimulai dengan penanaman teknologi hybrid.
“Suzuki sekarang belum terdampak, kita memang produknya kegunaannya dengan mereka kita ini masih menggunakan ICE plus hybrid dengan harga kisaran Rp300 jutaan rata-rata dari model yang ada,” kata Yoshi di Bekasi beberapa waktu lalu.
“Itu yang sekarang menurut Suzuki kendaraan yang dibutuhkan sehari-hari, untuk sarana transportasi ya memang bisa dipakai, dibeli, dan digunakan di seluruh Indonesia,” lanjutnya.
BACA JUGA- Daihatsu Akui Mobil Listrik Murah Buatan China Ancaman Terbesar Otomotif Jepang
Seperti diketahui, saat ini brand asal China yang sudah eksis di Indonesia adalah Wuling, Chery, dan MG, yang menawarkan beragam powertrain. Sementara Neta dan BYD saat ini mereka hanya menjual mobil listrik di Tanah Air.
Department Head Strategic Planning PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) Joshi Prasetya mengatakan pihaknya tak gentar menghadapi persaingan tersebut. Mengingat masing-masing produsen memiliki langkah strategis untuk menuju ke arah elektrifiksi.
Sedangkan pria yang akrab disapa Yoshi itu mengungkapkan bahwa Suzuki saat ini masih fokus pada mobil dengan mesin pembakaran internal (ICE). Tapi, ia menuturkan langkah elektrifikasi Suzuki dimulai dengan penanaman teknologi hybrid.
“Suzuki sekarang belum terdampak, kita memang produknya kegunaannya dengan mereka kita ini masih menggunakan ICE plus hybrid dengan harga kisaran Rp300 jutaan rata-rata dari model yang ada,” kata Yoshi di Bekasi beberapa waktu lalu.
“Itu yang sekarang menurut Suzuki kendaraan yang dibutuhkan sehari-hari, untuk sarana transportasi ya memang bisa dipakai, dibeli, dan digunakan di seluruh Indonesia,” lanjutnya.
Lihat Juga :