Stellantis Hentikan Produksi Mobil di Tiga Pabrik akibat Kekurangan Komponen
Sabtu, 27 April 2024 - 11:02 WIB
loading...
A
A
A
Ini bukan satu-satunya masalah yang dihadapi Stellantis. Awal pekan ini, terungkap bahwa perusahaan harus tetap membayar pemasok roda gigi dan pinion untuk transmisi merek yang disebut MacLean-Fogg untuk pengiriman meski ada sengketa harga.
Baca Juga: Kuasai Pabrik di Malaysia, Stellantis Siap Maksimalkan Pasar ASEAN
Jika tidak membayar, maka MacLean-Fogg dapat berhenti memasok suku cadang dan Stellantis terpaksa menutup pabriknya di Kokomo, Indiana. Stellantis sepakat untuk membayar sebesar 1,4 juta dolar AS setelah protes yang dilayangkan pada Maret lalu.
Namun, tersiar kabar bahwa pengacara pemasok baru-baru ini mengungkapkan bahwa pembayaran ini tidak pernah dilakukan. Sebaliknya, Stellantis menggugat pemasok tersebut.
Di Indonesia sendiri, sejumlah brand mobil yang beredar merupakan bagian dari Stellantis Group. Namun, saat ini model-model yang dipasarkan, seperti Citroen, diimpor dari pabrik Stellantis yang berada di India sehingga isu tersebut tidak mengganggu produksi untuk kebutuhan dalam negeri.
Baca Juga: Kuasai Pabrik di Malaysia, Stellantis Siap Maksimalkan Pasar ASEAN
Jika tidak membayar, maka MacLean-Fogg dapat berhenti memasok suku cadang dan Stellantis terpaksa menutup pabriknya di Kokomo, Indiana. Stellantis sepakat untuk membayar sebesar 1,4 juta dolar AS setelah protes yang dilayangkan pada Maret lalu.
Namun, tersiar kabar bahwa pengacara pemasok baru-baru ini mengungkapkan bahwa pembayaran ini tidak pernah dilakukan. Sebaliknya, Stellantis menggugat pemasok tersebut.
Di Indonesia sendiri, sejumlah brand mobil yang beredar merupakan bagian dari Stellantis Group. Namun, saat ini model-model yang dipasarkan, seperti Citroen, diimpor dari pabrik Stellantis yang berada di India sehingga isu tersebut tidak mengganggu produksi untuk kebutuhan dalam negeri.
(msf)
Lihat Juga :