Jokowi Pede Industri Kendaraan Listrik Indonesia Semakin Berkembang

Sabtu, 04 Mei 2024 - 17:04 WIB
loading...
Jokowi Pede Industri...
Presiden Jokowi optimistis dengan perkembangan kendaraan listrik di Indonesia. Foto: PEVS
A A A
JAKARTA - Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo mengatakan, produksi motor listrik di Indonesia sejauh ini baru terisi sekitar 10 persen. Menurutnya, angka tersebut masih bisa terus bertumbuh dan memenuhi permintaan dari masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Jokowi saat berkunjung ke pameran Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2024, di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (3/5/2024).

“Untuk sepeda motor listrik, Indonesia punya kapasitas 1,6 juta per tahun. Sekarang baru terisi, yang terproduksi di sini baru kurang lebih 100 ribu sepeda motor listrik. Artinya, masih ada peluang yang sangat besar,” kata Jokowi kepada wartawan.

Jokowi juga menyinggung soal pabrik baterai mobil listrik di Indonesia yang akan mulai beroperasi dalam waktu dekat. Apabila itu sudah mulai beroperasi, maka ekosistem kendaraan listrik di Tanah Air akan terbentuk.

“Bulan depan, pabrik industri baterai sudah mulai berproduksi. Jadi kita harapkan ekosistem ini segera terbangun dan terbentuk. Kita senang sepeda motor listrik yang berproduksi lokal sudah 59 pabrikan,” ujarnya.

“Ini bangunan besar ekosistem EV ini betul-betul harus kita jaga, jangan sampai ada hambatan-hambatan,” lanjutnya.

Hadirnya pabrik baterai akan berpengaruh besar terhadap konten lokal pada kendaraan listrik. Mengingat pemerintah Indonesia sangat konsen terhadap nilai Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).

Jokowi menilai bahwa pabrik tersebut dapat membuat TKDN suatu kendaraan listrik bisa lebih dari 40 persen. Tapi, ia juga tidak mendesak untuk meningkatkan nilai TKDN dan memilih untuk meningkatkannya secara perlahan.

Baca Juga: Kunjungi PEVS 2024, Presiden Jokowi Pastikan Pabrik Baterai Mobil Listrik Beroperasi Bulan Depan

“TKDN tadi saya lihat misalnya kendaraan yang mobil sudah di atas 40 persen, bagus. Artinya ini pelan-pelan, ini baru mulai, masih jangka menengah-jangka panjang. Jangan minta segera langsung dilakukan 80 persen, tapi ini sudah dimulai,” tuturnya.

TKDN di atas 40 persen juga menjadi salah satu persyaratan dari pemerintah apabila ingin masuk dalam program insentif potongan PPN 1 persen. Produsen juga diwajibkan melakukan perakitan kendaraan listrik secara lokal.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Honda Siap Luncurkan...
Honda Siap Luncurkan 2 Motor Listrik Terbaru Lagi
Hadir di PRJ 2026, Jajaran...
Hadir di PRJ 2026, Jajaran Motor Listrik Yadea Siap Tebar Pesona
New York Siapkan Lisensi...
New York Siapkan Lisensi Khusus Pengguna Sepeda Listrik
Berbagi Pengalaman Naik...
Berbagi Pengalaman Naik Yadea GS70, Begini Sensasi Ngegasnya
VinFast Patenkan Desain...
VinFast Patenkan Desain Skutik Baru, Desain Mirip Vespa Primavera
Desain Mirip Yamaha...
Desain Mirip Yamaha TMax, Vinfast Rasad Siap Melesat 130 Km/Jam
Mantan Wakapolri: Polisi...
Mantan Wakapolri: Polisi yang Bawa Dokter Tifa ke RS Polri Pernah Dampingi Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Temui Jokowi
Asosiasi Dosen Ilmu...
Asosiasi Dosen Ilmu Hukum dan Kriminologi Indonesia: Jokowi Apresiasi UU Polri Baru
Jokowi dan PSI Dinilai...
Jokowi dan PSI Dinilai Satu Paket Politik, Ini Temuan Survei LPI
Rekomendasi
Kuasa Hukum Prioritaskan...
Kuasa Hukum Prioritaskan Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan saat Penyerahan ke Kejaksaan
Euforia Suporter Memuncak,...
Euforia Suporter Memuncak, Meksiko Siap Rem Penjualan Alkohol
Bangun Sinergitas, Pemkot...
Bangun Sinergitas, Pemkot Bogor Bersama Pelaku Usaha Ikuti Kompetisi Padel
Berita Terkini
Perang Berdarah SUV...
Perang Berdarah SUV Listrik: Leapmotor B10 Masuk di Bawah Rp 500 Juta, Siapa Terjungkal?
Tak Mau Cuma Impor,...
Tak Mau Cuma Impor, Raksasa EV China Leapmotor Langsung Rakit B10 di Jawa Barat
Baterai Menyatu Rangka,...
Baterai Menyatu Rangka, Jok Jadi Kasur, Layar Dasbor 2.5K, Leapmotor B10 SUV China Rasa Eropa
Mengapa Proyek Tank...
Mengapa Proyek Tank MGCS Eropa Berisiko Gagal?
Dorong Ekosistem EV,...
Dorong Ekosistem EV, Wuling Berkolaborasi dengan Grab
Harga BBM Naik, Gunakan...
Harga BBM Naik, Gunakan iCAR V23 hanya Rp38 Ribu Seminggu
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved