Antisipasi Kecelakaan Akibat Rem Blong, Sopir Bus Harus Tahu Ini!
Minggu, 12 Mei 2024 - 09:00 WIB
loading...
A
A
A
Sistem ini menganut kopling pneumatic sehingga pengoperasian pedal kopling dan pedal rem dibantu tekanan udara.
Misalnya bila sistem tekanan udara pada truk adalah tujuh bar, sehingga bila tekanan udara di bawah tujuh bar, pengemudi tidak akan bisa mengoperasikan pedal kopling dan pedal rem.
2. Vapour Lock
Kondisi ini adalah ketika terjadi penguapan dalam fluida sistem rem hidraulik. Hal ini kerap terjadi pada truk yang mengandalkan fluida rem. Air nantinya akan terserap ke dalam sistem rem hidraulik karena sifat fluida rem yang higroskopis.
Fluida rem memiliki titik didih 250 derajat celcius tergantung DOT-nya. Ketika ada kandungan air sedikit saja, katakanlah 3%, titik didih fluida rem turun 50 derajat celsius. Saat fluida rem menjadi panas karena pengereman terus menerus, kandungan air tadi menguap dan menjadi gelembung udara dalam sistem rem. Angin palsu inilah yang dapat membuat rem blong.
Misalnya bila sistem tekanan udara pada truk adalah tujuh bar, sehingga bila tekanan udara di bawah tujuh bar, pengemudi tidak akan bisa mengoperasikan pedal kopling dan pedal rem.
2. Vapour Lock
Kondisi ini adalah ketika terjadi penguapan dalam fluida sistem rem hidraulik. Hal ini kerap terjadi pada truk yang mengandalkan fluida rem. Air nantinya akan terserap ke dalam sistem rem hidraulik karena sifat fluida rem yang higroskopis.
Fluida rem memiliki titik didih 250 derajat celcius tergantung DOT-nya. Ketika ada kandungan air sedikit saja, katakanlah 3%, titik didih fluida rem turun 50 derajat celsius. Saat fluida rem menjadi panas karena pengereman terus menerus, kandungan air tadi menguap dan menjadi gelembung udara dalam sistem rem. Angin palsu inilah yang dapat membuat rem blong.
Lihat Juga :