Cara Merawat Bagasi dan Pintu Mobil SUV, Berikut Panduan Lengkapnya
Jum'at, 17 Mei 2024 - 20:00 WIB
loading...
Cara merawat bagasi dan pintu mobil SUV pun perlu dipahami secara mendetail. (Carbuzz)
A
A
A
JAKARTA - Mobil SUV perlu mendapatkan perawatan berkala untuk menghindari terjadinya kerusakan. Cara merawat bagasi dan pintu mobil SUV pun perlu dipahami secara mendetail.
Mobil SUV menjadi mobil keluarga yang banyak diminati di Indonesia karena selain terlihat sporty juga memberikan pengalaman berkendara menyenangkan. Selain memerhatikan perawatan mesin dan bodi mobil secara berkala untuk kenyamanan dalam berkendara, fungsinya untuk memperpanjang masa pakai suku cadang kendaraan.
Salah satu bagian yang sering bermasalah pada bagian bagasi pintu mobil SUV, yaitu engsel. Bagian ini sering kali dipenuhi dengan tumpukan kotoran yang menyebabkan mobil tersebut sulit digunakan.
Pastikan selalu membersihkannya secara berkala untuk melenyapkan kotoran atau debu yang menempel di sekitar area tersebut. Bersihkan dengan menggunakan cairan khusus sehingga gerakan engsel tetap lancar.
Baca Juga: Fitur-Fitur Mobil SUV yang Mampu Diajak Berpetualang
Selain membersihkan kotoran, penting juga untuk melumasi bagian mekanisme pengunci pada pintu dan bagasi mobil. Langkah ini perlu dilakukan secara rutin untuk memastikan sistem mekanisme pada pintu bagasi mobil dapat bergerak dengan lancar.
Cara melakukan pelumasan sama seperti langkah membersihkan kotoran engsel. Bisa juga menyemprotkan cairan penetran untuk merontokkan oksidasi pada bagian pengunci pintu dan bagasi, lalu setelah itu semprotkan grease cair hingga terlumasi secara merata.
Merawat komponen mobil tentunya harus dilakukan dengan menjaga kebersihan setiap saat. Salah satu cara tepat dengan membersihkannya menggunakan vacuum cleaner setelah kendaraan digunakan. Hindari membersihkan ketika kotoran sudah menumpuk karena bisa mempercepat kerusakan pada komponen mobil tersebut.
Kerusakan pada bagian pintu ataupun bagasi mobil seringkali terjadi karena terlalu kasar saat menutupnya. Akibatnya, pintu akan sulit tertutup dengan rapat dan membuat sistem penguncian pada mobil tidak bekerja dengan optimal.
Mobil SUV menjadi mobil keluarga yang banyak diminati di Indonesia karena selain terlihat sporty juga memberikan pengalaman berkendara menyenangkan. Selain memerhatikan perawatan mesin dan bodi mobil secara berkala untuk kenyamanan dalam berkendara, fungsinya untuk memperpanjang masa pakai suku cadang kendaraan.
Berikut cara merawat bagasi dan pintu mobil SUV secara lengkap. Dilansir dari Suzukisbam, Jumat (17/5/2024).
1. Bersihkan Kotoran secara Berkala
Salah satu bagian yang sering bermasalah pada bagian bagasi pintu mobil SUV, yaitu engsel. Bagian ini sering kali dipenuhi dengan tumpukan kotoran yang menyebabkan mobil tersebut sulit digunakan.
Pastikan selalu membersihkannya secara berkala untuk melenyapkan kotoran atau debu yang menempel di sekitar area tersebut. Bersihkan dengan menggunakan cairan khusus sehingga gerakan engsel tetap lancar.
Baca Juga: Fitur-Fitur Mobil SUV yang Mampu Diajak Berpetualang
2. Pelumasan secara Berkala
Selain membersihkan kotoran, penting juga untuk melumasi bagian mekanisme pengunci pada pintu dan bagasi mobil. Langkah ini perlu dilakukan secara rutin untuk memastikan sistem mekanisme pada pintu bagasi mobil dapat bergerak dengan lancar.
Cara melakukan pelumasan sama seperti langkah membersihkan kotoran engsel. Bisa juga menyemprotkan cairan penetran untuk merontokkan oksidasi pada bagian pengunci pintu dan bagasi, lalu setelah itu semprotkan grease cair hingga terlumasi secara merata.
3. Merawat Kebersihan Interior Bagasi
Merawat komponen mobil tentunya harus dilakukan dengan menjaga kebersihan setiap saat. Salah satu cara tepat dengan membersihkannya menggunakan vacuum cleaner setelah kendaraan digunakan. Hindari membersihkan ketika kotoran sudah menumpuk karena bisa mempercepat kerusakan pada komponen mobil tersebut.
4. Menutup Pintu Perlahan
Kerusakan pada bagian pintu ataupun bagasi mobil seringkali terjadi karena terlalu kasar saat menutupnya. Akibatnya, pintu akan sulit tertutup dengan rapat dan membuat sistem penguncian pada mobil tidak bekerja dengan optimal.
Lihat Juga :