Ini Alasan Kia Masih Impor Mobil dari Korea Selatan
Kamis, 30 Mei 2024 - 09:55 WIB
loading...
A
A
A
Oleh sebab itu, Ario masih menunggu kepastian mengenai regulasi mengenai ketentuan CKD. Tetapi, ia memastikan Kia ingin sesegera mungkin melakukan perakitan di Indonesia demi menekan biaya operasional sehingga dapat menentukan harga yang sesuai pada setiap lini produknya.
“Banyak regulasi berubahnya cepat sekali, tidak cuma untuk CKD dan TKDN tetapi juga mobil listrik. Balik lagi, kita masih pelajari semua kemungkinan, karena kita juga sesuai untuk dukung program pemerintah secepatnya yang memungkinkan kita akan melakukan CKD di Indonesia,” ujarnya.
Baca Juga: Bukan Indonesia, Royal Enfield Buka Pabrik Perakitan di Thailand
Sekadar informasi, Kia pernah melakukan perakitan lokal saat berada di bawah naungan PT Kia Motor Indonesia (KMI). Kala itu, mereka menggunakan fasilitas perakitan milik Indomobil di Pulo Gadung, Jakarta Timur.
Kini, Kia memulai perjalanan barunya di Indonesia dengan memilih mengimpor seluruh ini produknya dari Korea Selatan, sejak 2019 lalu. Salah satu alasannya adalah beberapa produk yang ditawarkan belum mencapai economic of scale untuk dirakit secara lokal.
“Banyak regulasi berubahnya cepat sekali, tidak cuma untuk CKD dan TKDN tetapi juga mobil listrik. Balik lagi, kita masih pelajari semua kemungkinan, karena kita juga sesuai untuk dukung program pemerintah secepatnya yang memungkinkan kita akan melakukan CKD di Indonesia,” ujarnya.
Baca Juga: Bukan Indonesia, Royal Enfield Buka Pabrik Perakitan di Thailand
Sekadar informasi, Kia pernah melakukan perakitan lokal saat berada di bawah naungan PT Kia Motor Indonesia (KMI). Kala itu, mereka menggunakan fasilitas perakitan milik Indomobil di Pulo Gadung, Jakarta Timur.
Kini, Kia memulai perjalanan barunya di Indonesia dengan memilih mengimpor seluruh ini produknya dari Korea Selatan, sejak 2019 lalu. Salah satu alasannya adalah beberapa produk yang ditawarkan belum mencapai economic of scale untuk dirakit secara lokal.
(msf)
Lihat Juga :