Penyebab Rem Belakang Keras yang Sering Disepelekan

Kamis, 04 Juli 2024 - 19:15 WIB
loading...
Penyebab Rem Belakang...
Penyebab Rem Belakang Keras . FOTO/ DAILY
A A A
TOKYO - Penyebab rem belakang keras harus diketahui oleh pengendara. Pasalnya, rem motor tidak berfungsi bisa menjadi salah satu penyebab kecelakaan lalulintas.

BACA JUGA - Cara Merawat Rem Mobil Agar Umurnya Panjang

Penyebab pertama, rem tiba-tiba blong dan tidak mampu menghentikan putaran roda saat tuas rem ditarik. Penyebab lainnya, tiba-tiba rem cakram depan keras dan tidak bisa kembali ke posisi semula setelah tuas rem ditarik.

Akibat dari rem cakram belakang keras ini, membuat tuas rem tidak bisa kembali berputar meskipun sudah dilepas.

Dampaknya roda tidak bisa berputar dikarenakan kampas rem masih tetap melekat pada bagian roda. Akibat lainnya, kendaraan jadi terasa berat saat berjalan atau didorong.

Berikut Penyebab rem belakang keras:



1 Karena Kotoran

Kotoran merupakan penyebab utama dari rem belakang keras . Kotoran ini biasanya berasal dari debu yang masuk dan melekat pada bagian piringan rem. Rem cakram depan keras disebabkan debu yang tidak segera dibersihkan.

2 Karat

Karat biasanya terdapat pada bagian piringan rem. Akibat yang ditimbulkan juga sama, rem cakram depan keras dan jadi macet.

- Kampas Rem

Kampas rem nantinya akan menempel langsung pada roda kendaraan saat tuas rem ditarik dan akan bergesekan langsung dengan bagian roda, sehingga kampas rem akan aus dan habis.

Akibatnya rem tidak akan berfungsi secara optimal, dan akan menghasilkan suara berdecit pada saat tuas rem ditarik.

Rem cakram depan keras juga bisa disebabkan oleh kampas rem yang masih baru dipasang. Penyebab lainnya adalah pemasangan kampas rem yang tidak pas dan bisa juga suku cadang tidak asli.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bisa Perpanjang SIM...
Bisa Perpanjang SIM dan STNK, ACC Carnival Hadir di Samarinda
Mobil Buatan China Wajib...
Mobil Buatan China Wajib Dipasang Sistem Pengereman Darurat Otomatis
Ford Desak Inggris Mengikuti...
Ford Desak Inggris Mengikuti Eropa Melonggarkan Aturan Emisi Kendaraan
Pertahankan 4 Sertifikasi...
Pertahankan 4 Sertifikasi ISO, MPMRent Komitmen Jadi Rental Terbaik bagi Perusahaan
Vklass Buktikan Artificial...
Vklass Buktikan Artificial Leather Juga Bisa Berkelas dan Tahan Banting
Cara Mengatasi Rem Truk...
Cara Mengatasi Rem Truk Panas Untuk Menghindari Kecelakaan
Libur Panjang Iduladha...
Libur Panjang Iduladha Berakhir, 199 Ribu Kendaraan Kembali ke Jabotabek
BRI Hadirkan Promo Spesial...
BRI Hadirkan Promo Spesial KKB The Elite, Bawa Pulang Kendaraan Impian dengan Banyak Keuntungan
Update Jalan Ambles...
Update Jalan Ambles di Lenteng Agung, Kendaraan Arah Depok Masih Bisa Melintas Satu Jalur
Rekomendasi
Orang Kaya Diminta Lepas...
Orang Kaya Diminta Lepas Dolar, Dasco Sebut Rupiah Menguat Minggu Depan
Enggan Bebani Daerah...
Enggan Bebani Daerah Penyangga soal Subsidi Transjabodetabek, Pramono: Minimal Renovasi Halte
KPK Tetapkan 4 Tersangka...
KPK Tetapkan 4 Tersangka terkait OTT BPK, Salah Satunya Bupati Muara Enim Edison
Berita Terkini
Tata Diam-diam Gunakan...
Tata Diam-diam Gunakan Platform Freelander dan Teknologi Chery untuk Mobil Premium
Mengapa Seres E5 Plus...
Mengapa Seres E5 Plus Jadi Ancaman Baru di Kelas SUV PHEV 7-Seater Indonesia?
Wang Chuanfu Yakin 5...
Wang Chuanfu Yakin 5 Tahun Lagi BYD Akan Jadi Penguasa Pasar Otomotif
DUNLOP Hadirkan SmartCare...
DUNLOP Hadirkan SmartCare Warranty, Solusi Tenang Pengguna Ban BLUE RESPONSE TG
Lithuania Siap Luncurkan...
Lithuania Siap Luncurkan Mobil yang Bisa Berubah Jadi Robot
Huawei Luncurkan MPV...
Huawei Luncurkan MPV Supermewah ala Rolls-Royce
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved