Dijual Rp1,3 Miliar, Hyundai Ioniq 5 N Laku 40 Unit dalam Sehari
Sabtu, 20 Juli 2024 - 14:48 WIB
loading...
Hyundai Ioniq 5 N resmi diluncurkan di GIIAS 2024 di ICE BSD City, Tangerang. Foto/Fadli Ramadan
A
A
A
TANGERANG - Pameran otomotif GIIAS 2024 menjadi momentum penting bagi Hyundai Ioniq 5 N. Hanya dalam waktu sehari diluncurkan, mobil listrik asal Korea Selatan itu langsung laku 40 unit.
Hyundai Ioniq 5 N resmi diluncurkan di ajang GIIAS 2024 di ICE BSD City, Tangerang. Mobil listrik performa tinggi itu dijual Rp1,3 miliar.
"Terakhir sudah 40-an (unit yang terpesan). Itu per kemarin (Kamis), sekitar jam 3 itu 18 (unit), sekitar jam 5.30 itu sudah 26 (unit), dan malamnya baru (40 unit)," kata Fransiscus Soerjopranoto, Chief Operating Officer (COO) PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) di ICE-BSD City, Tangerang.
Diungkapkan Frans, mayoritas pemesan sudah membayar uang tanda jadi alias DP sebesar Rp30 juta. Bahkan, ada yang membayong mobil listrik bertenaga buas itu dengan cara tunai alias cash. "Uang muka (Hyundai Ioniq 5 N) Rp30 juta, bahkan ada juga yang langsung bayar cash," ujar Frans.
Baca Juga: Mampu Melaju 260 Km/Jam, Hyundai IONIQ 5 N Mejeng di GIIAS 2024
Dia mengatakan Hyundai Ioniq 5 N hadir di Indonesia dengan segmen pasar tersendiri. Ini merupakan mobil yang cocok bagi para pecinta balap yang ingin kendaraan listrik performa tinggi dan kencang.
"Jadi market mobil itu enggak hanya satu segmen. Mobil listrik ini masih memiliki ruang (market) yang banyak. Jadi, bukan hanya bermain kelas bawah, menengah, atau di atas, ada satu lagi market yang memang ada di combustion engine ada, yaitu market high-performance dan kebetulan di situ Hyundai akan masuk dengan Ioniq 5 N," ucapnya.
Hyundai Ioniq 5 N resmi diluncurkan di ajang GIIAS 2024 di ICE BSD City, Tangerang. Mobil listrik performa tinggi itu dijual Rp1,3 miliar.
"Terakhir sudah 40-an (unit yang terpesan). Itu per kemarin (Kamis), sekitar jam 3 itu 18 (unit), sekitar jam 5.30 itu sudah 26 (unit), dan malamnya baru (40 unit)," kata Fransiscus Soerjopranoto, Chief Operating Officer (COO) PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) di ICE-BSD City, Tangerang.
Diungkapkan Frans, mayoritas pemesan sudah membayar uang tanda jadi alias DP sebesar Rp30 juta. Bahkan, ada yang membayong mobil listrik bertenaga buas itu dengan cara tunai alias cash. "Uang muka (Hyundai Ioniq 5 N) Rp30 juta, bahkan ada juga yang langsung bayar cash," ujar Frans.
Baca Juga: Mampu Melaju 260 Km/Jam, Hyundai IONIQ 5 N Mejeng di GIIAS 2024
Dia mengatakan Hyundai Ioniq 5 N hadir di Indonesia dengan segmen pasar tersendiri. Ini merupakan mobil yang cocok bagi para pecinta balap yang ingin kendaraan listrik performa tinggi dan kencang.
"Jadi market mobil itu enggak hanya satu segmen. Mobil listrik ini masih memiliki ruang (market) yang banyak. Jadi, bukan hanya bermain kelas bawah, menengah, atau di atas, ada satu lagi market yang memang ada di combustion engine ada, yaitu market high-performance dan kebetulan di situ Hyundai akan masuk dengan Ioniq 5 N," ucapnya.
Lihat Juga :