Prospek Industri Bus Cerah di 2024, Ini Indikatornya
Senin, 22 Juli 2024 - 11:17 WIB
loading...
Industri bus diprediksi cerah di tahun 2024 berdasarkan penjualan wholesales bus nasional yang terus melesat. Foto/Rosalia Indah
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menyebut industri bus memiliki prospek cerah di tahun 2024. Hal ini berdasarkan penjualan wholesales (pabrik ke dealer) bus nasional yang terus melesat.
Diungkap Plt. Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Putu Juli Ardika, penjualan wholesales bus nasional naik 140 persen (YoY) menjadi 6.227 unit sepanjang Januari-Desember 2023.
Pada saat yang sama, penjualan retail (dealer ke konsumen) bus nasional juga tumbuh 59 persen (YoY) menjadi 5.369 unit.
“Kami melihat industri bus memiliki prospek yang cerah di tahun 2024, tentunya hal ini menjadi hal yang menjanjikan para pelaku usaha bus di Indonesia,” ujarnya dikutip dari keterangan resmi pada Senin (22/7/2024).
Baca Juga: Perbedaan Bus Pariwisata, Bus Ekonomi, Bus Eksekutif, Bus Patas dan Bus Sleeper
Putu menyebut, Kemenperin konsisten untuk terus mendorong laju kinerja sektor industri otomotif di Indonesia, termasuk dari segi peningkatan pasar dan penjualan mobil di dalam negeri.
Apalagi, industri otomotif merupakan salah satu sektor yang mendapat prioritas pengembangan karena mampu memberikan kontribusi yang signifikan bagi perekonomian nasional.
Diungkap Plt. Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Putu Juli Ardika, penjualan wholesales bus nasional naik 140 persen (YoY) menjadi 6.227 unit sepanjang Januari-Desember 2023.
Pada saat yang sama, penjualan retail (dealer ke konsumen) bus nasional juga tumbuh 59 persen (YoY) menjadi 5.369 unit.
“Kami melihat industri bus memiliki prospek yang cerah di tahun 2024, tentunya hal ini menjadi hal yang menjanjikan para pelaku usaha bus di Indonesia,” ujarnya dikutip dari keterangan resmi pada Senin (22/7/2024).
Baca Juga: Perbedaan Bus Pariwisata, Bus Ekonomi, Bus Eksekutif, Bus Patas dan Bus Sleeper
Putu menyebut, Kemenperin konsisten untuk terus mendorong laju kinerja sektor industri otomotif di Indonesia, termasuk dari segi peningkatan pasar dan penjualan mobil di dalam negeri.
Apalagi, industri otomotif merupakan salah satu sektor yang mendapat prioritas pengembangan karena mampu memberikan kontribusi yang signifikan bagi perekonomian nasional.
Lihat Juga :