Layak Dapat Insentif: Mobil Hybrid Bisa Hemat BBM hingga 50 Persen

Selasa, 23 Juli 2024 - 08:41 WIB
loading...
Layak Dapat Insentif:...
Prius hybrid menjadi salah satu upaya elektrifikasi PT Toyota Astra Motor. Foto: TAM
A A A
JAKARTA - Pemerintah Indonesia berupaya untuk menekan emisi karbon yang dihasilkan oleh kendaraan bermotor. Untuk itu, masyarakat diharapkan beralih menggunakan kendaraan listrik.

Meski demikian, sejumlah produsen juga menawarkan mobil hybrid sebagai opsi mobilitas ramah lingkungan.

Seperti diketahui, mobil listrik memang sudah tidak lagi menggunakan bahan bakar fosil sebagai sumber daya utamanya.

Oleh sebab itu, kendaraan ini tidak menghasilkan emisi sehingga dianggap menjadi solusi mengatasi pencemaran udara.

"Kalau kita lihat memang battery electric vehicles bisa menghemat sampai dengan 100 persen bahan bakar yang digunakan di kendaraannya," ujar Putu Juli Ardika, Direktur Jenderal Ilmate Kementerian Perindustrian Republik Indonesia dalam Forum Editor Otomotif di ICE BSD City, Tangerang, Selasa (22/7/2024).

Tetapi, Putu menjelaskan Indonesia bisa menggunakan teknologi mobil alternatif lain yang bisa lebih ramah lingkungan. Langkah ini sejalan dengan pengurangan konsumsi BBM seperti penggunaan mobil hybrid.

"Hal yang menarik sebenarnya kita masih banyak sekali ruang bahwa PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle) itu bisa mengurangi konsumsi bahan bakar 70 persen, hybrid sampai 49 persen dibandingkan ICE. Kalau kendaraan ICE, bisa kita migrasikan ke hybrid ini 50 persen bahan bakar kita bisa hemat, dan 50 persen emisi bisa kita kendalikan," ujarnya.

Sebagai informasi, penjualan mobil hybrid dalam semester satu tahun ini mengalami peningkatan. Dari 408.012 unit mobil baru yang terjual, sebesar 24.775 unit atau 6 persennya adalah mobil hybrid.

Putu mengungkapkan kendaraan yang lebih ramah lingkungan sudah mendapat perlakukan istimewa dari pemerintah. Hal ini juga berlaku bagi mobil hybrid mengingat perannya dalam mengurangi emisi dan ketertarikan masyarakat terhadap jenis kendaraan tersebut.

"Upaya ini sudah banyak kita lakukan, elektrifikasi sebelumnya kita memperkenalkan yang namanya KBH2 pada 2012 kendaraan bermotor hemat bahan bakar dan harga terjangkau (LCGC), itu bisa mengisi pasar 24 persen itu prestasinya," ungkapnya.

Baca Juga: Mengapa Instentif Mobil Hybrid Jalan di Tempat?

"Kita mau mendorong ke arah yang lebih akrab lingkungan dan juga meningkatkan bagaimana menanggulangi pasar yang stagnan.

Jawabannya ini, bagaimana kalau kita kelompokkan low carbon emission vehicles, ada hybrid, plug in hybrid, BEV. Ini yang perlu dilakukan,"lanjutnya.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Standar Keselamatan...
Standar Keselamatan Kendaraan Listrik Baru China Lebih Ketat!
Mitsubishi Pajero Targetkan...
Mitsubishi Pajero Targetkan Segmen yang Sama dengan Toyota Land Cruiser
Didukung TGRI, Eric...
Didukung TGRI, Eric Saputra Juara OMR Agya Mandalika
Dorong Ekosistem EV,...
Dorong Ekosistem EV, Wuling Berkolaborasi dengan Grab
BMW Mengkonfirmasi M3...
BMW Mengkonfirmasi M3 Generasi Berikutnya Tidak Akan Gunakan PHEV
Catat! Ini Penurunan...
Catat! Ini Penurunan Kapasitas Baterai Mobil Listrik Setiap Tahunnya
Menguji Performa BYD...
Menguji Performa BYD M6 DM Terabas Jalanan Ibu Kota Jateng hingga Tol Semarang-Salatiga
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
Purbaya Tunda Insentif...
Purbaya Tunda Insentif Pajak Kendaraan Listrik Satu Bulan
Rekomendasi
18 Gol, 6 Piala Dunia:...
18 Gol, 6 Piala Dunia: Messi Bikin Klose Angkat Topi
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
Uang Beredar di Mei...
Uang Beredar di Mei 2026 Capai Rp10.415,9 Triliun, BI: Tumbuh 10,8 Persen
Berita Terkini
KTM 790 Duke 2027 Diperkenalkan...
KTM 790 Duke 2027 Diperkenalkan Kini Lebih Agresif
Kawin Silang JLR dan...
Kawin Silang JLR dan Chery: Freelander 8 Lahir, Eropa Ketar-ketir!
Citroen Berlingo Baru...
Citroen Berlingo Baru Akan Kembali dengan Desain MPV Kecil Praktis
Standar Keselamatan...
Standar Keselamatan Kendaraan Listrik Baru China Lebih Ketat!
Perayaan 1 Dekade Aerox...
Perayaan 1 Dekade Aerox di Indonesia Diserbu Ribuan Anak Muda
Mitsubishi Pajero Targetkan...
Mitsubishi Pajero Targetkan Segmen yang Sama dengan Toyota Land Cruiser
Infografis
Pakistan Kembangkan...
Pakistan Kembangkan Rudal yang Bisa Menyerang hingga AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved