Nissan Siap Hidupkan Kembali Silvia tetapi Tanpa Bensin
Minggu, 08 September 2024 - 14:53 WIB
loading...
Nissan Silvia. foto/ AUTOPRO
A
A
A
WAHYU BUDI SANTOSO - Dalam sesi wawancara baru-baru ini dengan media Australia di Abu Dhabi, wakil presiden Nissan untuk strategi produk global, Ivan Espinosa membenarkan bahwa perusahaannya kini sedang dalam proses menghidupkan kembali mobil sport Nissan Silvia setelah model tersebut dihentikan produksinya sejak tahun 2002.
BACA JUGA - Nissan Goda Konsumen dengan Sedikit Penampakan Nissan Terra Baru
Menurut Espinosa dalam laporan Drive, Nissan saat ini berencana memproduksi mobil sport yang lebih murah untuk ditempatkan di bawah model Z dan GT-R. “Kami sedang dalam tahap akhir proses pendahuluan untuk menggambarkan seperti apa arsitektur dasar nantinya”, jelas Espinosa.
Menurutnya, produksi mobil sport ini harus memperhatikan aspek skala ekonomi dan sangat penting agar bisa dijual di seluruh dunia tanpa kendala. Maka dengan mempertimbangkan ketatnya undang-undang emisi di Eropa saat ini, mobil sport generasi baru dengan harga lebih terjangkau ini tentu harus diproduksi dengan teknologi elektrifikasi.
“Anda harus menemukan sesuatu yang dapat dijual secara global untuk memastikan skalanya cukup”, kata Espinosa. Namun, dia tidak menjelaskan apakah model yang direncanakan tersebut menggunakan unit powertrain hybrid yang dilengkapi mesin pembakaran internal dengan bantuan motor listrik, atau seluruhnya ditenagai tenaga listrik baterai (BEV).
BACA JUGA - Nissan Goda Konsumen dengan Sedikit Penampakan Nissan Terra Baru
Menurut Espinosa dalam laporan Drive, Nissan saat ini berencana memproduksi mobil sport yang lebih murah untuk ditempatkan di bawah model Z dan GT-R. “Kami sedang dalam tahap akhir proses pendahuluan untuk menggambarkan seperti apa arsitektur dasar nantinya”, jelas Espinosa.
Menurutnya, produksi mobil sport ini harus memperhatikan aspek skala ekonomi dan sangat penting agar bisa dijual di seluruh dunia tanpa kendala. Maka dengan mempertimbangkan ketatnya undang-undang emisi di Eropa saat ini, mobil sport generasi baru dengan harga lebih terjangkau ini tentu harus diproduksi dengan teknologi elektrifikasi.
“Anda harus menemukan sesuatu yang dapat dijual secara global untuk memastikan skalanya cukup”, kata Espinosa. Namun, dia tidak menjelaskan apakah model yang direncanakan tersebut menggunakan unit powertrain hybrid yang dilengkapi mesin pembakaran internal dengan bantuan motor listrik, atau seluruhnya ditenagai tenaga listrik baterai (BEV).
Lihat Juga :