PLN Gaspol! Sudah Bangun 2015 SPKLU di 2024, Waktunya Beralih ke Kendaraan Listrik?
Selasa, 10 September 2024 - 15:28 WIB
loading...
Dengan berbagai upaya yang telah dilakukan, PLN optimis dapat mencapai target transisi energi pemerintah dan memperkuat ketahanan energi nasional. Foto: Sindonews/Danang Arradian
A
A
A
JAKARTA - PT PLN (Persero) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung percepatan penggunaan kendaraan listrik di Indonesia. Dengan membangun lebih dari 2.000 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) hingga Agustus 2024, PLN membuktikan keseriusannya dalam menyediakan infrastruktur yang memadai bagi para pengguna kendaraan listrik.
Direktur Perencanaan Korporat dan Pengembangan Bisnis PLN Hartanto Wibowo menjelaskan, berbagai upaya PLN tersebut terbukti telah berhasil meningkatkan angka pengguna EV di Tanah Air.
Hingga Agustus 2024, Hartanto merinci ketersediaan SPKLU di Indonesia sebanyak 2.015 unit. Jumlah ini juga diikuti oleh peningkatan jumlah Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU) yang mencapai 2.182 tersebar di seluruh Indonesia.
![PLN Gaspol! Sudah Bangun 2015 SPKLU di 2024, Waktunya Beralih ke Kendaraan Listrik?]()
“Adopsi EV secara mengejutkan telah mencapai lebih dari 130.000 unit hingga April 2024. Hal ini menandai pertumbuhan yang signifikan, lebih dari 180 persen jika dibandingkan tahun 2022. Untuk mempercepat adopsi EV di Indonesia, PLN berfokus pada perluasan infrastruktur EV,” kata Hartanto dalam keterangan resmi.
“Layanan Home Charging juga berhasil kami tingkatkan. Tercatat peningkatannya mencapai 152 kali lipat dibanding tahun 2021 dari 118 pengguna, menjadi 18 ribu pengguna,” lanjutnya.
Direktur Perencanaan Korporat dan Pengembangan Bisnis PLN Hartanto Wibowo menjelaskan, berbagai upaya PLN tersebut terbukti telah berhasil meningkatkan angka pengguna EV di Tanah Air.
Hingga Agustus 2024, Hartanto merinci ketersediaan SPKLU di Indonesia sebanyak 2.015 unit. Jumlah ini juga diikuti oleh peningkatan jumlah Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU) yang mencapai 2.182 tersebar di seluruh Indonesia.

“Adopsi EV secara mengejutkan telah mencapai lebih dari 130.000 unit hingga April 2024. Hal ini menandai pertumbuhan yang signifikan, lebih dari 180 persen jika dibandingkan tahun 2022. Untuk mempercepat adopsi EV di Indonesia, PLN berfokus pada perluasan infrastruktur EV,” kata Hartanto dalam keterangan resmi.
“Layanan Home Charging juga berhasil kami tingkatkan. Tercatat peningkatannya mencapai 152 kali lipat dibanding tahun 2021 dari 118 pengguna, menjadi 18 ribu pengguna,” lanjutnya.
Lihat Juga :