Amerika Latin Mulai Mempersulit China Mendapatkan Bahan Mentah Baterai

Kamis, 12 September 2024 - 23:28 WIB
loading...
Amerika Latin Mulai...
China kesulitan mencari bahan mentah baterai. FOTO/ SCMP
A A A
LIMA - Perusahaan-perusahaan China, yang membutuhkan bahan mentah untuk membuat baterai untuk pasar kendaraan listrik (EV) menghadapi perlawanan di beberapa negara Amerika Latin yang memiliki cadangan logam alkali lunak berwarna putih keperakan di dunia.

BACA JUGA - Gunakan Baterai Berjenis LFP, BYD Tidak Butuh Nikel Indonesia

Para penambang menghadapi hambatan lingkungan, proteksionisme, dan kadang-kadang politik, kata para analis, dan beberapa masalah mengarah pada masalah hukum dan negosiasi yang berlarut-larut.

Negara-negara Amerika Latin, seperti Chili, Bolivia, Meksiko, dan Peru, juga memberikan pengawasan ekstra terhadap investor non-Tiongkok, namun akses Tiongkok terhadap litium dipandang penting karena Tiongkok merupakan produsen kendaraan listrik terbesar dengan nilai ekspor terakhir sekitar US$34,1 miliar. tahun.

“Tiongkok saat ini merupakan pabrik peleburan litium terbesar di dunia, dan permintaan bijih litium meningkat dari hari ke hari,” kata Aggie Hu, editor senior di layanan analisis data komoditas China, Mysteel Global seperti dilansir dari SCMP.

“Pada saat yang sama, negara-negara lain pada dasarnya mempelajari kebutuhan pengembangan industri di negara mereka sendiri dan secara bertahap lebih memperhatikan sumber daya litium.”

Di antara kasus-kasus penting tersebut, pejabat Chile dan perusahaan kimia milik negara Sociedad Química y Minera de Chile (SQM) telah melakukan tawar-menawar dengan raksasa kendaraan listrik China, BYD, sejak tahun 2022 mengenai diskon bahan kimia di proyek litium BYD di negara tersebut.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perbandingan 5 Varian...
Perbandingan 5 Varian BYD M6 DM: Mana yang Pas untuk Kebutuhan Anda?
BYD M6 DM Diklaim Irit...
BYD M6 DM Diklaim Irit 65 Km/Liter, Sudah Diuji 150 Km Nyaris Tanpa Minum Bensin
Harga BYD M6 DM Dirilis:...
Harga BYD M6 DM Dirilis: Mulai Rp298 Juta, Klaim Irit 65 Km/Liter Setara Motor Matic
Geely EX5 Diperbarui...
Geely EX5 Diperbarui di China, Kini Lebih Bertenaga dengan Motor Belakang 329 HP
Kendaraan Listrik Siap...
Kendaraan Listrik Siap Menjadi Sumber Energi Baru bagi Amerika Serikat
Wang Chuanfu Yakin 5...
Wang Chuanfu Yakin 5 Tahun Lagi BYD Akan Jadi Penguasa Pasar Otomotif
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
Purbaya Tunda Insentif...
Purbaya Tunda Insentif Pajak Kendaraan Listrik Satu Bulan
Tinjauan ke Lampung,...
Tinjauan ke Lampung, Ali Masykur Musa Dorong Layanan infrastruktur EV Makin Andal
Rekomendasi
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
Piala Dunia 2026 Berpotensi...
Piala Dunia 2026 Berpotensi Jadi Panggung Terakhir Luka Modric
MNC Sekuritas Ajak Mahasiswa...
MNC Sekuritas Ajak Mahasiswa Universitas Trilogi Menjadi Investor Cerdas
Berita Terkini
PHEV Indonesia 2026:...
PHEV Indonesia 2026: Tahun Ketika BYD Memangkas Harga, Pasar Berlipat Ganda
Perbandingan 5 Varian...
Perbandingan 5 Varian BYD M6 DM: Mana yang Pas untuk Kebutuhan Anda?
BYD M6 DM Diklaim Irit...
BYD M6 DM Diklaim Irit 65 Km/Liter, Sudah Diuji 150 Km Nyaris Tanpa Minum Bensin
Harga BYD M6 DM Dirilis:...
Harga BYD M6 DM Dirilis: Mulai Rp298 Juta, Klaim Irit 65 Km/Liter Setara Motor Matic
AS Juara Piala Dunia...
AS Juara Piala Dunia 2026, Jeep Siap Bagi-bagi Mobil Wrangler
Siap Pelihatkan Pabriknya...
Siap Pelihatkan Pabriknya di China, QJMotor Hadir di PRJ 2026
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved