Mobil Listrik China Bikin Industri Otomotif Eropa Ambyar

Minggu, 15 September 2024 - 09:23 WIB
loading...
Mobil Listrik China...
Mobil listrik China. FOTO/ DOK SINDOnews
A A A
BEIJING - Sebuah badan industri pembuat mobil Eropa memperingatkan kehadiran mobil listrik China mengancam penjualan mobil Eropa.

BACA JUGA - Honda dan Nissan Jadi Tumbal Pertama Keagresifan BYD

Tak hanya itu jutaan pekerjaan yang berisiko akibat kemungkinan denda iklim bagi produsen dalam sebuah makalah internal yang dilihat oleh kantor berita Jerman (DPA) pada hari Sabtu.

Seperti dilansir dari DPA Minggu (15/9/2024), Industri ini tidak dalam posisi untuk mematuhi peraturan iklim Uni Eropa (UE) yang semakin ketat, menurut makalah internal dari Asosiasi Produsen Mobil Eropa (ACEA), dan sebagai akibatnya akan menghadapi denda miliaran euro.

Untuk menghindari denda, industri ini tidak punya pilihan selain mengurangi produksi secara signifikan, yang mengancam jutaan lapangan kerja di UE, kata surat kabar internal tersebut.

Peringatan kepada regulator UE ini muncul ketika para produsen menyadari bahwa mereka mungkin tidak mampu memenuhi target iklim UE dalam banyak kasus, sehingga dapat mengakibatkan denda yang besar bagi industri mobil Eropa.

Secara khusus, aturan tersebut berkaitan dengan apa yang disebut batasan armada.

Peraturan ini menetapkan batas emisi karbon dioksida (CO2) mobil yang tidak boleh dilampaui oleh rata-rata semua kendaraan yang terdaftar di UE pada tahun tertentu.

Saat ini, nilainya adalah 115,1 gram CO2 per kilometer per kendaraan – diukur menggunakan prosedur uji WLTP. Diperkirakan akan turun menjadi 93,6 gram pada tahun 2025 dan 49,5 gram pada tahun 2030.

Produsen mobil harus membayar denda karena mengeluarkan terlalu banyak CO2.

Untuk tetap berada dalam batas tersebut, produsen mobil harus menjual sejumlah kendaraan listrik dan mobil dengan emisi lebih rendah.

Fakta bahwa target iklim UE kemungkinan besar tidak dapat dipenuhi sebagian disebabkan oleh permintaan kendaraan listrik di UE yang saat ini tidak memenuhi harapan.

Pabrikan Eropa juga kesulitan menghadapi persaingan dari impor kendaraan listrik yang lebih murah dari produsen mobil non-UE seperti China.

ACEA mengatakan, saat menjawab pertanyaan, mereka mengetahui dokumen internal tersebut namun menegaskan bahwa dokumen tersebut bukan dokumen resmi dari badan industri.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hyundai Pamer Ioniq...
Hyundai Pamer Ioniq V Berdesain Cyberpunk dengan Jarak Tempuh 620 km
Bentley Siap Luncurkan...
Bentley Siap Luncurkan Mobil Listrik Pertamanya September Tahun Ini
Risiko Berkendara Jarak...
Risiko Berkendara Jarak Jauh dengan Mobil Listrik Selain Kehabisan Baterai
Dituduh Meniru Porsche...
Dituduh Meniru Porsche Taycan, Bos MG Kehilangan Muka
Strategi BYD Kuasai...
Strategi BYD Kuasai Pasar Otomotif yang Wajib Diwaspadai Jepang
Ironi Polestar: Dirakit...
Ironi Polestar: Dirakit di Amerika, tapi Tetap Dilarang Karena Software China
Pengusaha Buka Suara...
Pengusaha Buka Suara soal Pabrik Otomotif Jepang Kabur dari RI ke Vietnam
ITS Dorong Mahasiswa...
ITS Dorong Mahasiswa Kembangkan Inovasi untuk Mendukung Kinerja PLN
Pemprov Jatim Dukung...
Pemprov Jatim Dukung BYD Tech-Culture Fest 2026
Rekomendasi
Riset Terbaru Novo Nordisk:...
Riset Terbaru Novo Nordisk: Wegovy Dosis Tinggi Efektif Pangkas Berat Badan
Dokter Tifa Sebut Dakwaan...
Dokter Tifa Sebut Dakwaan Kasus Ijazah Jokowi Salah Objek dan Salah Orang, Minta Hakim Tolak JPU
Gus Falah Mendukung...
Gus Falah Mendukung Polri Usut Kasus Dugaan Korupsi Batu Bara
Berita Terkini
Hyundai Pamer Ioniq...
Hyundai Pamer Ioniq V Berdesain Cyberpunk dengan Jarak Tempuh 620 km
Bentley Siap Luncurkan...
Bentley Siap Luncurkan Mobil Listrik Pertamanya September Tahun Ini
Risiko Berkendara Jarak...
Risiko Berkendara Jarak Jauh dengan Mobil Listrik Selain Kehabisan Baterai
Dituduh Meniru Porsche...
Dituduh Meniru Porsche Taycan, Bos MG Kehilangan Muka
Baojun Yep Plus: SUV...
Baojun Yep Plus: SUV Kotak Listrik Mirip Suzuki Jimny Harga Rp200 Jutaan
Baojun Huajing S: Wuling...
Baojun Huajing S: Wuling Bikin Kejutan dengan SUV yang Mendekati Kelas Range Rover
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved