Kenalkan Logo Baru, Jaguar Dicap Pendukung LGBT

Minggu, 24 November 2024 - 12:35 WIB
loading...
Kenalkan Logo Baru,...
Iklan Jaguar. FOTO/ DAILY
A A A
LONDON - Jaguar telah mengunggah iklan baru di akun media sosialnya yang menampilkan sekelompok model dari berbagai latar belakang dalam pakaian warna-warni dengan slogan seperti "hidup hidup", "hapus biasa", dan "Tidak menyalin apa pun".

BACA JUGA - Jaguar Ancam Tuntut Konsumen dan Bengkel yang Bikin Mobil Jaguar Replika

Iklan tersebut memperkenalkan logo baru dengan font sederhana yang menggabungkan huruf besar dan kecil, serta gambar "leaper" Jaguar yang didesain ulang.

Namun, rebranding Jaguar menuai banyak kritik negatif karena perusahaan telah menghilangkan ikon Inggris tersebut.

Memang logo dan identitas baru tersebut dipandang sangat tidak pantas untuk perusahaan dengan sejarah model ikonik kebanggaan Inggris yang gagah dengan logo "growler", yang logonya juga dihilangkan.

Permasalahannya bukanlah peralihan ke arah elektrifikasi, namun citra dan identitas yang dipertanyakan dimana masyarakat menganggapnya sebagai agenda “terbangun” bagi komunitas LGBTQ+.

Santino Pietrosanti, Head of the Jaguar Brand, yang berasal dari Amerika Serikat merupakan sosok yang bertanggung jawab melahirkan "all-new Jaguar".

Pietrosanti yang juga aktif mempromosikan pesan inklusivitas dan dukungan terhadap komunitas LGBTQ+ telah bersama Jaguar selama 7 tahun sebelum ditunjuk sebagai kepala proyek rebranding pada tahun 2023.

Menurutnya, Jaguar saat ini sedang dalam perjalanan transformasi, termasuk pembentukan lebih dari 15 kelompok keberagaman, kesetaraan dan inklusi (DEI) untuk mendukung budaya yang lebih inklusif.

Dalam pidatonya di Attitude Awards yang merayakan komunitas LGBTQ+ baru-baru ini, Pietrosanti menjanjikan rebranding Jaguar yang akan "mengembalikan keunikan Jaguar" dengan pendekatan baru yang merayakan kreativitas dan potensi manusia.

Pietrosanti juga menekankan dukungan Jaguar terhadap komunitas LGBTQ+ serta komitmen perusahaan untuk menjadi pionir dalam industri dengan budaya kerja yang beragam dan inklusif.

Pencitraan merek tersebut menuai kritik dari berbagai pihak, termasuk Elon Musk dan majalah The Spectator, yang menggambarkannya sebagai "menghancurkan reputasi mereka sendiri tanpa alasan yang jelas."

Namun, Pietrosanti tetap optimis, menyebut rebranding ini “berani, tak kenal takut, dan penuh semangat,” dan berjanji bahwa ini hanyalah awal dari perubahan besar.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hyundai IONIQ 6 N Mencatat...
Hyundai IONIQ 6 N Mencatat Waktu 7 Menit 35,42 Detik di Nurburgring
Supercar Lamborghini...
Supercar Lamborghini Revuelto Impavido Terinspirasi dari Samurai
China Pastikan Kendaraan...
China Pastikan Kendaraan Listrik Berukuran Besar Merusak Jalan
Bentley Gunakan Suara...
Bentley Gunakan Suara Drum untuk Gantikan Suara V8 di EV Pertamanya
Pre-Book Coolray, SUV...
Pre-Book Coolray, SUV ICE Geely Pertama di Indonesia Resmi Dibuka
Hadirkan Semangat Piala...
Hadirkan Semangat Piala Dunia 2026, Valvoline Mengapresiasi Penggemar Bola dan Mekanik
Bug Windows 11 Terdeteksi...
Bug Windows 11 Terdeteksi Menguras Penyimpanan SSD Pengguna hingga 70GB
Orang Kaya Misterius...
Orang Kaya Misterius Membeli Fosil Dinosaurus
Titik Balik yang Mengubah...
Titik Balik yang Mengubah Ukuran Manusia Purba Ditemukan
Rekomendasi
Prabowo Tegaskan Dukungan...
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar!
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
KPK Sita Catatan Keuangan...
KPK Sita Catatan Keuangan usai Geledah Rumah Dinas hingga Kantor Bupati Lombok Barat
Berita Terkini
Penjualan Turun 60%,...
Penjualan Turun 60%, Honda Belum Menyerah Hadapi Mobil China
Hyundai IONIQ 6 N Mencatat...
Hyundai IONIQ 6 N Mencatat Waktu 7 Menit 35,42 Detik di Nurburgring
Supercar Lamborghini...
Supercar Lamborghini Revuelto Impavido Terinspirasi dari Samurai
Mobil Listrik China...
Mobil Listrik China Meningkatkan Tekanan Persaingan Global
Jelang GIIAS 2026, Motor...
Jelang GIIAS 2026, Motor Listrik Terbaru Yadea Bocor
China Targetkan 1,6...
China Targetkan 1,6 Juta Truk Listrik pada Tahun 2030
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved