BBM Pertamax Diduga Bikin Mobil Rusak, Seperti Apa Fakta Sebenarnya?
Jum'at, 29 November 2024 - 09:46 WIB
loading...
A
A
A
“Hasil uji lab Lemigas menyatakan produk Pertamax on spec sesuai ketentuan Dirjen Migas. Masyarakat tidak perlu khawatir dengan kualitas Pertamax," kata Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Heppy Wulansari dilansir dari keterangan resminya. Heppy juga membantah adanya oknum yang melakukan oplosan di SPBU.
Baca Juga: Ahli ITB: Pertamax Bukan Penyebab Kerusakan Kendaraan yang Viral di Cibinong
Dari data Kemenko Marves, hanya ada tiga jenis BBM Pertamina yang masuk kategori bersih dan sesuai standar Euro 4. Antara lain Pertamax Green, Pertamax Turbo, dan Pertadex 53. Namun, ketiga jenis BBM tersebut tidak tersedia di seluruh pom bensinIndonesia
3. Terjadi di Lokasi dan Tipe Mobil Tertentu
Dari hasil penelitian disebutkan bahwa gangguan mesin terjadi pada merek dan jenis mobil terentu. Juga, meliputi lokasi-lokasi tertentu. Penyebab gangguannya masih dalam kajian yang belum selesai dilakukan.4. BBM Pertamax Kotor Karena Kandungan Sulfur Tinggi?
Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi Kemenko Marves Rachmat Kaimuddin menyebut bahwa kandungan sulfur di Pertamax masih tinggi. Yakni 400 ppm (parts per million) dan tak beda jauh dari Pertalite. Padahal, standar sulfur internasional adalh 50 ppm atau lebih rendah. Sebagai perbandingan, sulfur yang dimiliki biosolar adalah 250 ppm, Pertalite 500 ppm, sedangkan Pertamax 400 ppm.Baca Juga: Ahli ITB: Pertamax Bukan Penyebab Kerusakan Kendaraan yang Viral di Cibinong
Dari data Kemenko Marves, hanya ada tiga jenis BBM Pertamina yang masuk kategori bersih dan sesuai standar Euro 4. Antara lain Pertamax Green, Pertamax Turbo, dan Pertadex 53. Namun, ketiga jenis BBM tersebut tidak tersedia di seluruh pom bensinIndonesia
(dan)
Lihat Juga :