Industri Otomotif Terkapar, Dihantam PPN 12% dan Penyusutan Kelas Menengah

Rabu, 15 Januari 2025 - 09:48 WIB
loading...
A A A
“Insentif ini merupakan langkah awal yang baik, tetapi jika kita ingin benar-benar menyelamatkan pasar, kebijakan harus lebih menyeluruh, terutama untuk kendaraan listrik yang memiliki potensi besar dalam mendukung keberlanjutan lingkungan,” ujar Setia Darta.

Dampak Kebijakan Pajak

Kenaikan PPN menjadi salah satu tantangan utama yang dihadapi industri otomotif. Menurut analisis dari Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), kenaikan pajak sebesar 2% dapat mengurangi daya beli masyarakat hingga 1,5%, yang secara langsung memengaruhi keputusan konsumen dalam membeli kendaraan bermotor.

Selain itu, peningkatan suku bunga kredit kendaraan juga menambah tekanan. Data dari Bank Indonesia mencatat rata-rata suku bunga kredit kendaraan pada 2024 mencapai 9%, naik dari 7% pada 2022. Kenaikan ini menyebabkan cicilan kendaraan semakin mahal, menghambat masyarakat untuk membeli kendaraan baru.

Baca Juga: Hyundai Creta Turbo Made in Cikarang Siap Ngebut di Jalanan Indonesia!

Adopsi Kendaraan Listrik: Peluang Baru untuk Industri

Di tengah tantangan yang ada, kendaraan listrik menjadi peluang besar bagi Indonesia untuk memperkuat posisi di pasar global. Dengan dukungan insentif PPN DTP sebesar 10%, pemerintah berharap kendaraan listrik dapat lebih terjangkau bagi masyarakat.

Peningkatan infrastruktur juga menjadi prioritas. Pemerintah telah merencanakan pembangunan tambahan 500 stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) di berbagai wilayah strategis pada 2025. Subsidi untuk pembelian kendaraan listrik juga menjadi opsi yang dipertimbangkan untuk mempercepat adopsi teknologi ramahlingkunganini.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Industri Otomotif Jerman...
Industri Otomotif Jerman Tambah Sekarat Akibat Perang Timur Tengah
Audi Nuvolari Supercar...
Audi Nuvolari Supercar Hybrid V8 dengan 987 HP, Penerus Spiritual R8
Dikira Cosplayer, Ternyata...
Dikira Cosplayer, Ternyata Shotaro Odate adalah Otak di Balik Inovasi Honda
Toyota Jungkir Balik...
Toyota Jungkir Balik Akibat Perang Iran dan Amerika Serikat
Nissan Yakin Kembali...
Nissan Yakin Kembali Meraih Keuntungan Setelah Hampir Dua Tahun Terus Merugi
Renault 4 JP4x4 Concept...
Renault 4 JP4x4 Concept Buggy Concept Mobil Listrik AWD Diperkenalkan
MPMX Meningkatkan Pembagian...
MPMX Meningkatkan Pembagian Dividen Tunai di Tengah Kondisi Industri yang Menantang
Menuju Tujuh Dekade...
Menuju Tujuh Dekade Astra: Perkuat Fokus Strategis untuk Dorong Pertumbuhan Perusahaan
Intip Kinerja MPMX Mengawali...
Intip Kinerja MPMX Mengawali 2026: Profitabilitas Meningkat di Tengah Dinamika Pendapatan
Rekomendasi
Nanik S Deyang Bakal...
Nanik S Deyang Bakal Diperiksa di Kasus Dugaan Korupsi MBG? Kejagung: Iya Berpotensi
2 Peserta Latsarmil...
2 Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Kemhan: Bakal Dievaluasi Menyeluruh
Kunci Tidur Nyenyak...
Kunci Tidur Nyenyak Bukan Cuma Durasi, Tapi Juga Soal Tempat Tidur yang Pas!
Berita Terkini
Motor Listrik Rp32 Juta...
Motor Listrik Rp32 Juta yang Tak Takut Jalan Rusak: Tyranno X Hadir di Jakarta Fair
Digas Wapres Gibran...
Digas Wapres Gibran di Papua, Ini Spesifikasi Yadea Velax H
Mobil Jepang Lawas Tetap...
Mobil Jepang Lawas Tetap Rebut Perhatian Penggemar Modifikasi, Ini Alasannya!
Mengapa Batmobile Tumbler...
Mengapa Batmobile Tumbler Seharga Rp 53,5 Miliar Menjadi Mobil Terlangka di Dunia?
KTM 790 Duke 2027 Diperkenalkan...
KTM 790 Duke 2027 Diperkenalkan Kini Lebih Agresif
Kawin Silang JLR dan...
Kawin Silang JLR dan Chery: Freelander 8 Lahir, Eropa Ketar-ketir!
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved