Terancam Bangkrut, Stefan Pierer Resmi Tinggalkan KTM

Senin, 27 Januari 2025 - 12:35 WIB
loading...
Terancam Bangkrut, Stefan...
Stefan Pierer Resmi Tinggalkan KTM. FOTO/ RIDEAPART
A A A
SIDNEY - Stefan Pierer resmi mengundurkan diri sebagai Chief Executive Officer (CEO) Pierer Mobility Group (PMG) dan KTM AG.

BACA JUGA - Bos KTM Red Bull Ungkap Fakta Pol Espargaro Gabung KTM Tech3

Namun, ia akan tetap di kedua perusahaan sebagai Co-Chief Executive Officer (Co-CEO) untuk Gottfried Nuemeister, yang bergabung dengan PMG sebagai Co-Chief Executive Officer tahun lalu.

"Stefan Pierer akan menyerahkan peran CEO Pierer Mobility AG dan KTM AG kepada Gottfried Neumeister," menurut pernyataan PMG. Ditambahkannya bahwa Pierer “akan terus mendukung [Neumeister] sebagai Co-CEO selama proses restrukturisasi.”

Terkait dengan pengumuman pengunduran dirinya dari jabatan CEO, Pierer mengatakan: “Bagi saya, KTM lebih dari sekadar perusahaan – ini adalah gairah, misi, dan keluarga.

“Keputusan untuk menyerahkan kepemimpinan bukanlah keputusan yang mudah. "Saya benar-benar yakin bahwa Gottfried Neumeister, dengan visi ke depan dan komitmen strategisnya, adalah pilihan yang tepat untuk memimpin KTM menuju masa depan."

Gottfried Neumeister menambahkan: “Stefan Pierer telah menciptakan perusahaan unik yang mencerminkan semangat dan jiwa pionir semua karyawan. Saya menganggapnya sebagai tugas saya untuk mempertahankan warisan ini dan sekaligus memulai langkah baru.

“KTM melambangkan keberanian, inovasi, dan gairah – nilai-nilai yang akan terus kami jalankan dan bawa ke masa depan. Bersama tim kami, kami akan terus memperkuat KTM dan menetapkan standar baru dalam membangun sepeda motor terbaik di dunia.”

Masa jabatan Pierer sebagai CEO seharusnya berakhir pada 31 Desember 2025.

Berita itu muncul di tengah kesulitan keuangan yang dialami KTM AG yang menyebabkannya memulai proses kebangkrutan yang masih berlangsung dalam upaya untuk menghindari kebangkrutan. KTM saat ini sedang dalam proses administratifnya sendiri, dan telah dan akan terus mengambil langkah-langkah untuk mengurangi biaya dalam perusahaan.

Beberapa tindakan ini telah mengurangi jumlah tenaga kerja, sebagaimana yang tertuang dalam pernyataan PMG saat mengumumkan pemutusan hubungan kerja terhadap 1.800 karyawan sebelumnya.

Pengurangan tenaga kerja tersebut dipadukan dengan pengurangan total produksi menjadi 230.000 pada tahun 2024, yang menurut pernyataan tersebut telah “berkurang sekitar 40.000 unit.” Ini adalah langkah awal yang penting dalam rencana restrukturisasi.” Pengurangan 40.000 unit setara dengan -18% produksi.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KTM 790 Duke 2027 Diperkenalkan...
KTM 790 Duke 2027 Diperkenalkan Kini Lebih Agresif
Industri Otomotif Jerman...
Industri Otomotif Jerman Tambah Sekarat Akibat Perang Timur Tengah
Audi Nuvolari Supercar...
Audi Nuvolari Supercar Hybrid V8 dengan 987 HP, Penerus Spiritual R8
Dikira Cosplayer, Ternyata...
Dikira Cosplayer, Ternyata Shotaro Odate adalah Otak di Balik Inovasi Honda
Toyota Jungkir Balik...
Toyota Jungkir Balik Akibat Perang Iran dan Amerika Serikat
KTM Terseret Skandal...
KTM Terseret Skandal Penipuan Pendaftaran Kendaraan
Menuju Tujuh Dekade...
Menuju Tujuh Dekade Astra: Perkuat Fokus Strategis untuk Dorong Pertumbuhan Perusahaan
Intervensi Rupiah Kuras...
Intervensi Rupiah Kuras Cadangan Devisa Rp37 Triliun per Bulan, Sistem Keuangan Dinilai Tak Sehat
Rupiah Tertekan, Ichsanuddin...
Rupiah Tertekan, Ichsanuddin Noorsy: Beban Fiskal dan Sektor Riil Kian Berat
Rekomendasi
Penyidik KPK Limpahkan...
Penyidik KPK Limpahkan Berkas Perkara Budiman Bayu Prasojo Tersangka Bea Cukai ke JPU
Viral! Kebun Binatang...
Viral! Kebun Binatang China Cari Pemeran Beruang Hitam, Gajinya Rp263,6 Juta
Penting, Ini Jadwal...
Penting, Ini Jadwal Simulasi dan Tes AKAP Beasiswa Indonesia Bangkit Kemenag 2026
Berita Terkini
Polytron Wujudkan Desain...
Polytron Wujudkan Desain Pemenang FOX Berkreasik: Dari Konsep Basket hingga Sneaker Culture
Ini Alasan Harga Lepas...
Ini Alasan Harga Lepas E4 Belum Juga Diumumkan
DFSK E5 Plus: Pre-Booking...
DFSK E5 Plus: Pre-Booking Dibuka, Ratusan Unit Ludes di Hari Pertama
Lepas E4 vs Jaecoo J5:...
Lepas E4 vs Jaecoo J5: Perbandingan SUV EV Rp300 Jutaan Terbaik
Leopard Aesthetics yang...
Leopard Aesthetics yang Menggigit: Lepas E4 EV Buktikan SUV Listrik Bisa Elegan Tanpa Radikal
Fakta Baru Pasar Mobil...
Fakta Baru Pasar Mobil Eropa: Mobil Bensin Turun, EV dan Merek China Melesat
Infografis
Resmi Dibuka, Ini Formasi...
Resmi Dibuka, Ini Formasi Sekolah Kedinasan 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved