Pandangan Politik Elon Musk Bikin Penjualan Tesla Terjun Bebas

Jum'at, 07 Februari 2025 - 06:06 WIB
loading...
A A A
Di Swedia, penjualan Tesla pada bulan Januari turun hingga 44 persen, sementara di Prancis, penurunannya lebih dramatis dengan penurunan lebih dari 60 persen.

Situasi serupa juga terjadi di Spanyol (penurunan 75 persen), Inggris, Portugal, Denmark, dan Belanda.

Beberapa faktor lain juga berkontribusi terhadap penurunan ini, termasuk meningkatnya persaingan, tingkat persediaan, dan jadwal peluncuran model baru Tesla.

Namun, penelitian menunjukkan bahwa merek Tesla masih dianggap berkualitas tinggi dan bernilai uang, menyebabkan banyak orang percaya bahwa faktor utama dalam penurunan ini adalah Musk sendiri.

Di Swedia, survei oleh firma riset Novus menemukan bahwa hanya 11 persen warga negara tersebut yang memilih Tesla sebagai merek pilihan mereka.

Di Inggris, sebuah studi oleh situs web EV Electrifying.com mengungkapkan bahwa 60 persen pembeli mobil kini enggan membeli Tesla karena pandangan dan tindakan Musk yang kontroversial.

Persepsi konsumen juga berubah dengan hadirnya produsen EV asal China, seperti BYD, yang kini telah melampaui Tesla sebagai produsen EV terbesar di dunia.

Sebuah studi di Inggris menemukan bahwa 61 persen pemilik kendaraan listrik saat ini dan 56 persen calon pembeli kini terbuka untuk membeli kendaraan listrik dari merek Tiongkok – sebuah perubahan besar dalam tren pasar.

Analis industri kendaraan listrik James Carter berpendapat bahwa reputasi Musk yang semakin kontroversial memainkan peran penting dalam menurunnya popularitas Tesla.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Xiaomi Kenalkan Tangan...
Xiaomi Kenalkan Tangan Robot untuk Pengisian Daya Baterai Mobil Listrik
Ford Batal Gunakan Baterai...
Ford Batal Gunakan Baterai LFP untuk Mobil Listriknya
Kasus Mobil Listrik...
Kasus Mobil Listrik Meledak Tinggi, Ahli Otomotif Angkat Bicara
Toyota Fortuner Generasi...
Toyota Fortuner Generasi Terbaru Resmi Diperkenalkan, Ini Tampangnya
Akhirnya Eropa Izinkan...
Akhirnya Eropa Izinkan Fitur FSD Tesla Digunakan
Trump T1 Phone Ternyata...
Trump T1 Phone Ternyata HTC U24 Pro Buatan China: Ini Bukti Teardown-nya
Harga Emas Bangkit usai...
Harga Emas Bangkit usai Trump Sebut Selat Hormuz Dibuka Pekan Ini
Trump Ungkap Selat Hormuz...
Trump Ungkap Selat Hormuz akan Dibuka Kembali Sepenuhnya pada Hari Jumat Secara Permanen
Rekomendasi
Indonesia-Australia...
Indonesia-Australia Kolaborasi Cetak Tenaga Ahli Butchery dan Food Safety
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
Rencana Aksi Lagi di...
Rencana Aksi Lagi di Bundaran HI, Ketua BEM UI Ingin Dobrak Kemacetan Mobilitas Sosial
Berita Terkini
Apa Itu PHEV? Begini...
Apa Itu PHEV? Begini Lepas L8 Tempuh 1.300 Km Sekali Isi Penuh
FIFGROUP Raih Lima Penghargaan...
FIFGROUP Raih Lima Penghargaan di HR Asia Awards 2026
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Xiaomi Kenalkan Tangan...
Xiaomi Kenalkan Tangan Robot untuk Pengisian Daya Baterai Mobil Listrik
Ford Batal Gunakan Baterai...
Ford Batal Gunakan Baterai LFP untuk Mobil Listriknya
BMW iX xDrive45, Kemewahan...
BMW iX xDrive45, Kemewahan Sunyi Seharga Rp2,6 Miliar
Infografis
Rencana AS Keluar dari...
Rencana AS Keluar dari NATO dan PBB Didukung Elon Musk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved