Hyundai Bangun Pabrik Baja Rp320 Triliun di Amerika Agar Tetap Cuan Jualan Mobil

Rabu, 26 Maret 2025 - 14:00 WIB
loading...
A A A
Pabrik baja di AS ini dibangun untuk menurunkan biaya produksi mereka untuk mobil-mobil Hyundai di Amerika.

Trump telah memberlakukan tarif 25% pada impor baja dan aluminium, serta pungutan pada mobil dari Asia dan Eropa yang akan berlaku bulan depan. Tujuannya adalah untuk membangun lebih banyak mobil di Amerika Serikat.

Stellantis, yang membuat mobil di Amerika Utara dengan merek Jeep, Ram, Dodge, dan Chrysler, setuju untuk membuka kembali pabrik yang ditutup di Illinois sebagai bagian dari kesepakatan untuk mengakhiri pemogokan 2023 oleh United Auto Workers.

Mereka menunjuk rencana pembukaan kembali setelah Trump menjabat demi meyakinkan Presiden AS itu bahwa mereka akan meningkatkan produksi mobil Amerika. Tetapi pabrik itu tidak akan dibuka kembali hingga 2027.

Dan meskipun argumen Trump bahwa ancaman tarifnya diperlukan untuk "menyelamatkan" industri otomotif AS, pabrik-pabrik AS sudah memproduksi sebagian besar produksi otomotif Amerika Utara.

Menurut data dari S&P Global Mobility, ada 10,2 juta mobil yang dibangun di pabrik perakitan AS tahun lalu, dibandingkan dengan 4 juta di pabrik Meksiko dan 1,3 juta di Kanada. Ada sekitar 1 juta pekerja di pabrik Amerika yang memproduksi mobil, truk, dan suku cadang mobil.

Peningkatan Investasi

Pengumuman Hyundai ini muncul menjelang 2 April, ketika tarif yang lebih luas mungkin akan diberlakukan, menargetkan negara-negara dengan surplus perdagangan besar seperti Korea Selatan. Trump mendorong investasi dalam manufaktur Amerika, dengan pengumuman serupa yang dibuat oleh Taiwan Semiconductor Manufacturing Company dan SoftBank Jepang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lawan Toyota Yaris Cross,...
Lawan Toyota Yaris Cross, Hyundai i20 Berubah Ukuran
Hyundai SantaFe EREV...
Hyundai SantaFe EREV Kepergok Sedang Cas Baterai, Segini Jangkauannya
Hyundai dan KAI Bergabung...
Hyundai dan KAI Bergabung Hadirkan Taksi Terbang di Korea Selatan
Hyundai Pecah Rekor...
Hyundai Pecah Rekor Pendapatan Rp537 Triliun, tapi Kok Labanya Anjlok?
Hyundai Kembangkan Motor...
Hyundai Kembangkan Motor Listrik EV 215 HP untuk Semua Jenis Kendaraan
Mengintip Bagian Luar...
Mengintip Bagian Luar dan Dalam Hyundai New Creta Alpha 2026
Said Iqbal Blak-blakan...
Said Iqbal Blak-blakan 2.500 Buruh Pabrik Terancam PHK
Raih 3 Sertifikasi ISO,...
Raih 3 Sertifikasi ISO, Wavin Tegaskan Standar Global untuk Kualitas, Keberlanjutan, dan K3
Aktivitas Pabrik di...
Aktivitas Pabrik di China Memburuk, Sinyal Peringatan bagi Ekonomi Dunia
Rekomendasi
Legislator PKB Minta...
Legislator PKB Minta Taufik Hidayat Dihukum Kebiri
Prabowo Bertemu Kapolri...
Prabowo Bertemu Kapolri di Istana, Terima Laporan Kamtibmas-Persiapan Hari Bhayangkara 2026
Arus Peti Kemas Bandar...
Arus Peti Kemas Bandar Lampung Sepanjang 2026 Alami Peningkatan Signifikan
Berita Terkini
DFSK E5 Plus: Pre-Booking...
DFSK E5 Plus: Pre-Booking Dibuka, Ratusan Unit Ludes di Hari Pertama
Lepas E4 vs Jaecoo J5:...
Lepas E4 vs Jaecoo J5: Perbandingan SUV EV Rp300 Jutaan Terbaik
Leopard Aesthetics yang...
Leopard Aesthetics yang Menggigit: Lepas E4 EV Buktikan SUV Listrik Bisa Elegan Tanpa Radikal
Fakta Baru Pasar Mobil...
Fakta Baru Pasar Mobil Eropa: Mobil Bensin Turun, EV dan Merek China Melesat
IMX 2026: Setelah Jepang,...
IMX 2026: Setelah Jepang, Kini Bersiap Pecahkan Rekor di ICE BSD
Ford Gunakan Beruang...
Ford Gunakan Beruang Raksasa untuk Menguji Kualitas F150
Infografis
Arab Saudi Bangun Jalur...
Arab Saudi Bangun Jalur Kereta Api Landbridge Rp116 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved