Kenapa Harley Davidson Turun Harga Imbas Tarif Impor AS? Simak Ulasan Lengkapnya

Jum'at, 11 April 2025 - 16:46 WIB
loading...
Kenapa Harley Davidson...
Donald Trump sudah pernah bertemu dengan pengguna Harley-Davidson di Amerika. Foto: HD Indonesia
A A A
JAKARTA - Kenapa Harley Davidson turun harga imbas tarif impor AS? Pertanyaan ini mulai banyak ditanyakan terkait tarif impor Amerika yang baru diberlakukan Presiden AS, Donald Trump.

Harley-Davidson, produsen sepeda motor legendaris asal Amerika Serikat, baru-baru ini menurunkan harga jual produknya di beberapa pasar internasional.

Penurunan harga ini merupakan respons terhadap perubahan kebijakan tarif impor yang diberlakukan oleh pemerintah AS, yang berdampak signifikan pada strategi bisnis perusahaan.

Pemerintah AS, di bawah kepemimpinan Presiden Donald Trump, mengumumkan tarif impor baru sebesar 10% pada hampir semua barang impor yang masuk ke AS. Kebijakan ini memicu reaksi dari berbagai negara mitra dagang, termasuk India, yang merupakan salah satu pasar penting bagi Harley-Davidson.

Sebagai tanggapan, India memutuskan untuk menurunkan bea masuk pada sepeda motor kelas atas. Bea masuk untuk sepeda motor dengan kapasitas mesin hingga 1.600 cc yang diimpor secara utuh (Completely Built Up/CBU) diturunkan dari 50% menjadi 40%.

Sementara itu, bea masuk untuk barang setengah jadi (Semi Knocked Down/SKD) diturunkan dari 25% menjadi 20%, dan untuk barang jadi yang dirakit secara lokal (Completely Knocked Down/CKD) kini dikenakan pajak sebesar 10%, turun dari sebelumnya 15%.

Penurunan tarif ini memberikan peluang bagi Harley-Davidson untuk menawarkan produknya dengan harga lebih kompetitif di pasar India.

Dengan harga yang lebih terjangkau, diharapkan sepeda motor Harley-Davidson dapat menjangkau basis pelanggan yang lebih luas, meningkatkan penjualan, dan memperkuat pangsa pasar merek tersebut di India.

Langkah India menurunkan bea masuk ini juga dipandang sebagai upaya untuk menciptakan persaingan yang lebih adil bagi produsen asing dan mendukung pertumbuhan industri otomotif domestik.

Kenapa Harley Davidson Turun Harga Imbas Tarif Impor AS? Simak Ulasan Lengkapnya

Saurabh Agarwal, Partner & Automotive Tax Leader di EY, menyatakan bahwa langkah ini bertujuan untuk mengurangi hambatan tarif di sektor-sektor di mana India memiliki rantai pasokan yang kuat.

Selain itu, Harley-Davidson telah menjalin kerja sama dengan Hero MotoCorp untuk meluncurkan model sepeda motor satu silinder X440 di India. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat kehadiran Harley-Davidson di pasar India dan meningkatkan volume produksi untuk memenuhi permintaan domestik serta ekspor.

Di sisi lain, Harley-Davidson juga menghadapi tantangan di pasar domestik AS. Perusahaan mengalami penurunan penjualan yang signifikan, dengan total penjualan global turun menjadi 151.000 unit pada tahun 2024, kurang dari setengah penjualan pada tahun 2008.

Faktor-faktor seperti basis pelanggan yang menua, tarif perdagangan, dan persaingan yang ketat turut berkontribusi pada penurunan ini.

Untuk mengatasi tantangan tersebut, Harley-Davidson berupaya menyesuaikan strategi bisnisnya, termasuk mempertimbangkan relokasi produksi ke luar negeri untuk menghindari tarif impor yang tinggi. Langkah ini diambil untuk mempertahankan daya saing harga produk mereka di pasar internasional.

Baca Juga: Bukti Cinta Donald Trump terhadap Harley Davidson Tak Terbantahkan

Namun, keputusan untuk merelokasi produksi ke luar negeri juga menimbulkan kontroversi dan kritik, terutama dari pemerintah AS yang menginginkan perusahaan-perusahaan domestik mempertahankan produksinya di dalam negeri.

Situasi ini mencerminkan kompleksitas dinamika perdagangan global dan dampaknya terhadap strategi bisnis perusahaan multinasional seperti Harley-Davidson.

Secara keseluruhan, penyesuaian harga yang dilakukan Harley-Davidson merupakan respons terhadap perubahan kebijakan tarif impor dan dinamika pasar global.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Harley-Davidson Berusia...
Harley-Davidson Berusia Hampir 100 Tahun Dimodifikasi Jadi Motor Hybrid
Harley-Davidson Luncurkan...
Harley-Davidson Luncurkan Empat Model Sport-Touring Baru di MotoGP Thailand 2026
Harley-Davidson Kenalkan...
Harley-Davidson Kenalkan 8 Model Baru 2026, Semua Berfitur Kekinian
Tidak Masuk Indonesia,...
Tidak Masuk Indonesia, Inilah Harley Davidson Rp51 Juta Madein India
Harley-Davidson X440...
Harley-Davidson X440 T: DNA Amerika Rasa India, Harga cuma Rp51 Juta
Harley-Davidson Made...
Harley-Davidson Made in China cuma Rp70 Jutaan Bikin Nggak Percaya!
Cerita Purbaya Ingin...
Cerita Purbaya Ingin Beli Harley Davidson Hasil Sitaan Negara, Tapi Dilarang Istri
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
Rekomendasi
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
Posisi Iran Jadi Pemenang,...
Posisi Iran Jadi Pemenang, Israel Tetap Berstatus Pecundang
Trauma Kematian Anak,...
Trauma Kematian Anak, Tamara Tyasmara Tutup Hati untuk Pacar Baru: Sekarang Harus Selektif!
Berita Terkini
Xiaomi Kenalkan Tangan...
Xiaomi Kenalkan Tangan Robot untuk Pengisian Daya Baterai Mobil Listrik
Ford Batal Gunakan Baterai...
Ford Batal Gunakan Baterai LFP untuk Mobil Listriknya
BMW iX xDrive45, Kemewahan...
BMW iX xDrive45, Kemewahan Sunyi Seharga Rp2,6 Miliar
Pelacak Bluetooth Android...
Pelacak Bluetooth Android dan iPhone Dijual Murah, Ini Harga dan Fitur Lengkapnya!
Pangkas BBM, PLN Borong...
Pangkas BBM, PLN Borong 500 Motor Listrik Polytron Fox 350 Buat Operasional Jawa Timur
BAIC Pasang Strategi...
BAIC Pasang Strategi Agresif di Indonesia, DP 10%, Potongan Rp50 Juta
Infografis
Balas Dendam ke AS,...
Balas Dendam ke AS, China Naikkan Tarif Impor Jadi 125%
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved